Breaking News:

Kota Pekalongan

Lantik 42 Pejabat Administrator, Aaf Tekankan Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Prima

Pemerintah Kota Pekalongan melantik dan mengambil sumpah jabatan Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

Editor: abduh imanulhaq
PEMKOT PEKALONGAN
Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE melantik 42 pejabat administrator yang dirotasi di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Selasa (7/9/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Guna peningkatan kinerja dan penyegaran, Pemerintah Kota Pekalongan melantik dan mengambil sumpah jabatan Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Eselon III tersebut dilakukan Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE kepada 42 pejabat administrator yang dirotasi di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Selasa (7/9/2021) malam.

Disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Pekalongan Mohamad Azmi Basyir, ST,MSc, Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Hj Sri Ruminingsih,SE, para Asisten Sekda, Kepala BKPPD Kota Pekalongan Ir Budiyanto,MPi,MHum dan sejumlah Kepala OPD lain. 

Pejabat administrator yang dilantik di antaranya menduduki jabatan Camat, Kepala Kantor, Kepala Bagian pada Sekretariat Daerah, Sekretaris pada Dinas, Kepala Bagian RSUD Bendan, Kepala Bidang pada Dinas, dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam).

Seusai melantik, Walikota Pekalongan yang akrab disapa Aaf mengungkapkan ada 42 orang pejabat administrator yang dilantik tahap pertama pada malam ini.

Menurutnya, pelantikan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran dan mengisi sejumlah kekosongan jabatan yang ada di lingkup Pemerintah Kota Pekalongan.

Kekosongan jabatan ini diakibatkan banyak ASN Pemerintah Kota Pekalongan yang telah purnatugas (pensiun) dan wafat.

Lantik 42 Pejabat Administrator, AAF Tekankan Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Prima
Lantik 42 Pejabat Administrator, AAF Tekankan Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Prima (IST)

"Kegiatan malam ini adalah pelantikan para pejabat administrator di lingkungan Pemkot Pekalongan. Ada 42 orang untuk tahap pertama yang dilantik. Di Pemkot Pekalongan sendiri masih banyak baik itu Dinas, Kecamatan, dan Kelurahan yang selama ini berjalan kurang optimal karena beberapa faktor, salah satunya kekosongan jabatan itu sendiri. Kekosongan jabatan ini karena banyak pegawai yang pensiun dan meninggal dunia," tutur Aaf.

Aaf berharap dengan pelantikan ini bisa meningkatkan kinerja dan semangat etos kerja para pejabat yang sudah dilantik dalam rangka pemaksimalan di masing-masing OPD dan membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Masih banyak pekerjaan rumah (PR) di Kota Pekalongan mulai permasalahan banjir dan rob, landsubsidence (penurunan muka tanah) akibat eksploitasi pengambilan air bawah tanah yang masif, pembangunan Pasar Banjarsari, masalah sampah dan limbah serta penanganan pandemi Covid-19 yang masih menjadi perhatian bersama.

"Mudah-mudahan pelantikan ini bisa menjadi spirit baru dan barokah bagi kita semua. Permasalahan-permasalahan Kota Pekalongan tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, melainkan kita harus bersinergi bersama antar stakeholder dan unsur masyarakat lainnya. Ayo Noto bareng, Kerja bareng, satukan tekad bersama untuk Kota Pekalongan tercinta dan masyarakat Kota Pekalongan. Semoga amanah jabatan baru ini menjadikan komitmen bersama dan semangat baru dalam melayani masyarakat ke arah yang lebih baik lagi," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved