Breaking News:

Luhut Sebut Sederet Investor Asing bakal Tanam Modal di RI

Untuk memperlancar masuknya investor asing ke RI, pemerintah menawarkan kemudahan atau insentif.

Editor: Vito
Humas Kemenko Maritim dan Investasi
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, sejumlah perusahaan papan atas dari Korea Selatan (Korsel), Uni Emirat Arab (UEA), dan China akan berinvestasi di Indonesia.

"Saya percaya betul (investasi-Red), karena ada keterangan yang diberikan secara langsung oleh Samsung, Hyundai, oleh pengusaha-pengusaha Tiongkok dan juga Abu Dhabi, yang menyampaikan kepada saya bahwa mereka mau investasi," katanya, secara virtual, dalam Kampanye Gerakan Bangga Buatan Indonesia di Banda Aceh, Rabu (8/9).

Untuk memperlancar masuknya investor asing ke RI, Luhut menyatakan, pemerintah menawarkan kemudahan atau insentif.

Kendati demikian, ia tidak menyebut insentif yang ditawarkan kepada para investor.

"Saya dorong kepada Samsung kemarin, kenapa kau enggak bikin investasi untuk industri-industri hi-tech. (Kemudian pemerintah menawarkan ke investor) insentif apa yang kamu mau, sampaikan, dan kami (pemerintah) berikan. Mereka (para investor-Red) mau," ujarnya.

Luhut mengatakan, hal itu karena Indonesia memiliki bahan baku yang diinginkan oleh para investor asing.

"Karena kita punya semua, hilirisasi nikel, ada bauksit, ada pasir besi. Ada juga kelapa sawit, dan sebagainya," paparnya.

Luhut sempat menyampaikan, pada 13-15 September 2021, pemerintah dari Uni Emirat Arab akan bertandang ke Indonesia.

Kunjungan itu dalam rangka menjalin investasi, khususnya di Provinsi Aceh.

Nilai investasi yang akan disuntik oleh UEA sebesar 500 juta dollar AS, atau setara Rp 7,13 triliun.

Dana itu nantinya akan dipergunakan untuk membangun resort di lahan rawa seluas 40.000 hektare di Kabupaten Singkil Aceh. (Kompas.com/Ade Miranti Karunia)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved