Breaking News:

Presiden Jokowi Dorong Porsi Kredit UMKM Capai 30% di 2024

Presiden Jokowi menyebut porsi pemberian pinjaman bagi UMKM saat ini rata-rata sebesar 18 persen.

Editor: Vito
YouTube/Sektretariat Presiden
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan perbankan di Indonesia.

Pada pertemuan itu, Jokowi turut meminta perbankan untuk mendorong pemberian pinjaman bagi UMKM, di mana saat ini rata-rata porsi penyaluran kredit UMKM sebesar 18 persen.

Hal itu sejalan dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang menetapkan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) UMKM untuk perbankan minimal 20 persen di Juni 2022, dan 30 persen di Juni 2024.

"Presiden meminta agar kredit untuk UMKM bisa ditingkatkan menjadi 30 persen di 2024," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan tersebut, Rabu (8/9).

Meski demikian, dia menambahkan, angka 30 persen bukanlah patokan untuk setiap bank, melainkan merupakan agregat dari seluruh penyaluran kredit UMKM perbankan di Indonesia.

Pasalnya, Airlangga menyebut, setiap bank dinilai memiliki spesialisasi tersendiri. Ia mencontohkan BRI yang memiliki spesialisasi kredit bagi UMKM telah mencapai penyaluran hampir 70 persen.

"Presiden meminta keseluruhannya kreditnya itu (porsi untuk UMKM-Red) 30 persen, bukan berarti setiap banknya harus 30 persen, karena masing-masing punya spesialisasi sendiri," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengapresiasi penambahan kredit perbankan menjadi 0,6 persen. Namun, angka penyaluran kredit itu disebut Jokowi masih dapat ditambah lagi. (Kontan/Abdul Basith Bardan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved