Breaking News:

Berita Karanganyar

Siswa SMPN 1 Karanganyar Ikuti Vaksinasi Guna Persiapan PTM

Siswa kelas VIII SMP N 1 Karanganyar mengikuti vaksinasi sebagai persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Siswa kelas VIII SMP N 1 Karanganyar mengikuti vaksinasi sebagai persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

Vaksinasi bagi pelajar tersebut diselenggarakan di vaksin center PMI Karanganyar pada Rabu (8/9/2021). Sesuai rencana awal, Disdikbud Karanganyar akan memulai simulasi dan PTM terbatas mulai 13 September 2021. 

Pembelajaran tatap muka itu akan diikuti semua sekolah SMP negeri dan swasta serta 5 sekolah tingkat PAUD, TK dan SD di masing-masing kecamatan wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Dwi Rusharyati menyampaikan, sasaran vaksin ada 300 orang. Data tersebut diperoleh dinas dari pihak sekolahan.

"Yang menentukan pihak sekolahan, yang jelas usia 12 tahun ke atas," katanya kepada Tribunjateng.com.

Dia menuturkan vaksinasi bagi pelajar akan dilakukan secara bertahap. Adapun vaksin bagi pelajar diprioritaskan bagi siswa sekolah yang akan menggelar simulasi atau PTM secara terbatas.

Sebelumnya, siswa sekolah SMP N 1 Karanganyar telah menggelar uji coba PTM pada April 2021 lalu. Namun karena kasus Covid-19 sempat mengalami lonjakan akhirnya dihentikan sementara.

"Pekan ini hingga Jumat sudah full (data sasaran vaksin bagi pelajar). Minggu depan kami menunggu data sasaran yang telah disiapkan," ucapnya.

Pihak dinas mengimbau kepada orang tua wali murid yang mengantar anaknya supaya dibatasi satu orang saja guna menghindari kerumunan.

Siswi Kelas VIII C SMP N 1 Karanganyar, Naila Puri Ramadani menyambut baik adanya vaksinasi untuk persiapan PTM mulai pekan depan. Mengingat dengan adanya vaksinasi, ada perlindungan terhadap tubuh dari Covid-19.

"Bagus-bagus aja sih, kan bisa melindungi dari virus," ungkapnya.

Hal sama juga disampaikan, Sumin (42) orang tua wali yang mengantar putrinya mengikuti vaksiansi bagi pelajar.

Dia mendukung sekali adanya vaksinasi bagi pelajar sebelum dilakukannya PTM. Lebih lanjut sebagai orang tua murid, harapannya PTM segera dimulai karena ada beberapa kendala baginya terkait pembelajaran yang dilakukan secara daring.

"Kendalanya banyak, tidak bisa ngajari tidak bisa mengawasi. Malah jadi guru, pelajaran zaman sekarang kan beda dengan pelajaran zaman dulu," terangnya. (Ais).

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved