Breaking News:

Berita Viral

Kronologi Heru yang Mau Nyatakan Cinta Malah Jadi Pembunuh Wanita Pujaan dan Adiknya: Saya Menyesal

"Menyesal pak, benar-benar saya menyesal. Saya datang ke rumah itu bukan bermaksud untuk demikian," kata dia dikutip dari Surya.co.id

Editor: muslimah
KOMPAS.COM/MUCHLIS
HE Pelaku Pembunuhan Dr dan DA saat digiring pihak Polisi' di Polresta Sidoarjo, Selasa (7/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Heru Erawanto (25) membuat pengakuan tentang kejahatan yang dilakukannya.

Warga Ploso Klaten, Kediri, Jawa Timur itu ditangkap polisi karena membunuh kakak dan adik, Dira Fani Anjani (20) dan , DK (12) Senin (6/9/2021) malam.

Peristiwa tragis itu terjadi di Dusun Wedoro Sukun, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Setelah membunuh, ia menceburkan mayat kakak beradik itu ke sumur di belakang rumah korban untuk menghilang jejak.

Baca juga: Suami Bunuh Istri di Garut: Pelaku Sempat Gagal Lukai Diri Sendiri karena Golok Tidak Tajam

Baca juga: Berawal Warga Curiga Aktivitas Tak Biasa di Sungai, TNI Tangkap KKB Papua yang Bawa 5 Pucuk Senjata

Ia kemudian kabur membawa mobil, laptop serta empat ponsel milik korban.

Di sela-sela pemeriksaan, Heru mengaku tak berniat untuk menghabisi 2 bersaudara tersebut.

"Menyesal pak, benar-benar saya menyesal. Saya datang ke rumah itu bukan bermaksud untuk demikian," kata dia dikutip dari Surya.co.id.

Dia mengaku datang untuk menemui Dira untuk megungkapkan isi hatinya sekaligus mengklarifikasi permasalahan yang ada.

"Saya minta agar dia dan orangtuanya tidak mengatai saya terus," ujar Heru saat di Polresta Sidoarjo.

Merasa kedatangannya seolah ditolak, Heru terlibat cekcok mulut dengan Dira.

"Adiknya itu ikut-ikutan dengan membawa pisau, makanya saya pegangi sampai terjadi itu. Kalau kakaknya, saya cekik karena histeris itu," aku Heru.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved