Breaking News:

Berita Slawi

Selamat ! 379 PNS Pemkab Tegal Naik Pangkat, Sekda: Perkuat Kepercayaan Publik. 

Komunikasi efektif menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah dan implementasi kebijakannya.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
Humas Pemkab Tegal
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, saat memberikan ucapan selamat 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Komunikasi efektif menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah dan implementasi kebijakannya, termasuk penanganan pandemi Covid-19 yang memerlukan dukungan dan respon positif dari masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, saat secara simbolis menyerahkan surat keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2021 kepada 379 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Tegal golongan IV, III dan II di Pendopo Amangkurat, Rabu (8/9/2021) kemarin. 

Di hadapan 30 orang perwakilan PNS yang hadir, Joko mengatakan, perkembangan teknologi informasi telah mendisrupsi banyak sektor kehidupan.

Baca juga: Video Wisata Kota Tegal Direncanakan Buka Oktober Tunggu PPKM Level 2

Baca juga: Wisata Kota Tegal Direncanakan Buka Oktober, Dedy Yon: Tunggu Level 2

Baca juga: Video Destinasi Wisata Guci Tegal Kembali Buka Kapasitas Pengunjung Jadi 2.000

Sehingga perubahan cepat yang terjadi di masyarakat pun harus diikuti dengan perubahan ritme kerja yang dinamis dan adaptif serta komunikasi yang efektif.

“Momentum (kenaikan pangkat) ini hendaknya tidak disikapi sebatas seremonial semata, biasa-biasa saja, karena perubahan yang terjadi di luaran sana sudah luar biasa,” kata Joko, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (9/9/2021). 

Era keterbukaan informasi dan media sosial menurut Joko harus bisa membuka wawasan pegawainya lebih luas lagi. 

Dimana menanggalkan kebiasaan lama dan secepatnya menyesuaikan diri dengan menerapkan pola komunikasi efektif akan membantu memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Memanfaatkan era masyarakat informasi ini untuk membangun narasi baik, berbicara baik, memposting yang baik-baik dan menyemangati agar terbangun persepsi positif pemerintahan ini di mata publik,” jelas Joko.

Adapun penggunaan aplikasi teknologi informasi kini tidak lagi berfungsi sebagai alat bantu, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya kerja. 

Hal tersebut tentunya juga harus diimbangi dengan penguatan integritas, sikap antidiskriminasi di bidang pelayanan yang terbebas dari praktik pungli, korupsi, dan nepotisme.

Baca juga: Tempat Isolasi Rusunawa di Tegal Sudah Kosong dari Pasien Covid-19 

Baca juga: Kabupaten Tegal Masuk PPKM Level 2, Destinasi Wisata Mulai Dibuka, Kapasitas 25 Persen

Baca juga: BERITA LENGKAP: Proyek Revitalisasi Tahap 2 Alun-alun Kota Tegal Dimulai, Target Rampung Desember

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Tegal Mujahidin, melaporkan jumlah kenaikan pangkat yang diusulkan pihaknya mencapai 1.111 orang pegawai. 

Namun baru 699 orang yang baru direalisasi, dimana 379 orang di antaranya telah mendapatkan nota persetujuan kenaikan pangkat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mendapatkan SK-nya hari ini.

“Dari jumlah yang terrelisasi pada tahap satu ini, sebanyak 379 orang pegawai telah resmi ditetapkan surat keputusannya. Sedangkan untuk tahap dua nanti ada 320 orang pegawai yang telah ditetapkan pertimbangan teknisnya oleh BKN dan saat ini masih dalam proses penetapan SK-nya,” ujar Mujahidin. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved