Breaking News:

Berita Kebumen

200 Relawan Pemulasaran Jenazah Covid 19 di Kebumen Dapat Penghargaan

Pemulasaran jenazah Covid 19 dilakukan oleh orang-orang khusus. Bukan hanya butuh nyali, mereka juga dibekali pengetahuan khusus.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
Humas Setda Kebumen
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat menyerahkan piagam penghargaan ke relawan di Pantai Menganti, Kamis (9/9/2021) 

TRIBUNBANYUMAS. COM, KEBUMEN - Pemulasaran jenazah Covid 19 dilakukan oleh orang-orang khusus.

Bukan hanya butuh nyali, mereka juga dibekali pengetahuan khusus untuk menangani jenazah Covid 19. 

Selain petugas medis di rumah sakit, ternyata ada relawan yang mendedikasikan tanaga dan waktunya untuk membantu pemulasaran jenazah Covid 19. 

Mereka pantas mendapat apresiasi.

Sebanyak 200 relawan pemulasaran jenazah Covid-19 dari berbagai organisasi mendapat penghargaan dari Bupati Kebumen Arif Sugiyanto atas dedikasinya dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Kebumen.

Baca juga: Relawan Karanganyar Gotong-Royong Tarik Mobil Keluar Jalan, Nyebur Kebun Warga

Baca juga: Pemkab Sragen Mulai Vaksinasi Pelajar, Ada 34.000 Siswa SMP yang Ditarget Rampung Dua Pekan

Baca juga: CCTV Rekam Oknum Dokter Semarang Diam-diam Campurkan Spermanya ke Makanan Teman

Bupati mengapresiasi seluruh relawan yang sudah bekerja keras membantu pemerintah dalam upaya mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Kebumen.

Sehingga sampai saat ini ia bersyukur Kebumen turun di level 3.

"Ini adalah bentuk kerja nyata dari para relawan yang sudah sungguh-sungguh membantu pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kebumen, " katanya, Jumat (10/9/2021) 

Meski Kebumen sudah turun di level 3, Bupati meminta masyarakat untuk tidak euforia tanpa batas.

Situasi ini, kata Bupati harus disyukuri dengan terus menjaga disiplin protokol kesehatan agar status Kebumen tidak naik lagi ke level 4. 

Arif menyatakan, pemerintah akan memberikan perhatian kepada relawan untuk penanganan Covid. 

Jika ada relawan yang meninggal dalam penanganan Covid-19 misalnya, maka anaknya akan diasuh oleh pemerintah daerah.

Pemerintah melalui BPBD juga siap memberikan program-program khusus untuk para relawan.

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Polres Batang Genjot Vaksinasi Pelajar

Baca juga: Semarak Undian Online, AJBS Serahkan Hadiah Mobil Daihatsu Ayla

Baca juga: Viral Wanita ini Tak Sengaja Buang Emas Senilai Rp 240 Juta ke Tempat Sampah

"Kita juga siapkan program khusus melalui BPBD untuk terus meningkatkan skill mereka dengan mengadakan pelatihan bersama. Dan terus mengandeng mereka dalam hal penanganan bencana," jelasnya

200 relawan penerima penghargaan berasal dari 15 organisasi yang fokus dalam penanganan bencana, semisal PMI, Ubaloka, Tagana, MDMC Bagana, dan Baguna. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved