Breaking News:

Berita Solo

Nenek Asal Klaten Ini Curi Bawang 3 Kg di Laweyan Solo, Kapolsek: Ironis Bila Harus Kita Penjara

Polsek Laweyan mengamankan seorang wanita berinisila S (60) lantaran diduga melakukan pencurian, Jumat (10/9/2021). 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Dokumentasi Polsek Laweyan
Kapolsek Laweyan AKP Bobby Anugrah Rachman saat memberikan edukasi kepada pelaku dugaan pencurian bawang 3 kilogram, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polsek Laweyan mengamankan seorang wanita berinisial S (60) lantaran diduga melakukan pencurian, Jumat (10/9/2021). 

Wanita yang merupakan warga Klaten itu diduga mencuri bawang merah sebanyak 3 kilogram di Pasar Jongke, Laweyan Solo. 

Pemilik kios, Wahyono ketika mendapati ada pencurian, lalu melaporkan ke Polsek Laweyan. 

Dari hasil pemeriksaan, S mengaku melakukan perbuatan tersebut lantaran terdesak kebutuhan. 

Selain itu, dia juga tidak memiliki cukup uang untuk membeli kebutuhan dapur tersebut. 

Adanya hal tersebut, Kapolsek Laweyan AKP Bobby Anugrah Rachman mengambil langkah mediasi antara pemilik kios dan pelaku. 

Baca juga: Tersedia 20 Ribu Dosis Sinovac, Vaksinasi Pelajar di Karanganyar Baru Sasar SMP Sederajat

Baca juga: Cerita MUA Semarang saat Pandemi, Terapkan Protkes Ketat dan Selalu Bawa Kuas Extra

Baca juga: Info Loker Lowongan Kerja Karir Terbaru di Semarang Jumat 10 September 2021

Baca juga: Jual Rumah Baru - Bekas dan Tanah Murah Semarang Jumat 10 September 2021

"Kita upayakan restorative justice (RJ-red). Selain itu, pemilik kios juga memaafkan tindakan pelaku dan kita juga mengganti uang sejumlah bawang yang dicuri tersebut," ucapnya saat dikonfirmasi. 

Setelah itu, pihaknya juga memberikan bawang merah yang diambil kepada pelaku lantaran kemanusiaan. 

"Akan sangat ironis hanya karena 3 kilogram bawang untuk kebutuhan sehari-hari, seorang ibu dipenjara," ungkapnya. 

Kita memberikan edukasi kepada pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya. 

"Kejahatan tetap kejahatan. Tapi ada mekanisme kekeluargaan yang perlu kita ambil dalam kasus ini," tandasnya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved