Breaking News:

Pelaku Perjalanan Internasional Positif Covid-19 Banyak dari Arab Saudi dan Malaysia

selama Agustus 2021 tercatat 4,5 persen pelaku perjalanan internasional terpapar covid-19 dari total kedatangan 36.722 orang.

Editor: Vito
YouTube/Setpres
Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi. 

TRIBUNJATENG.COM,  JAKARTA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pelaku perjalanan internasional dari Arab Saudi dan Malaysia paling banyak terkonfimasi positif covid-19 saat tiba di Tanah Air.

Menurut dia, selama Agustus 2021 tercatat 4,5 persen pelaku perjalanan internasional terpapar covid-19 dari total kedatangan 36.722 orang.

"Catatan hasil positif covid-19 tinggi setelah sampai di Indonesia pada periode tersebut adalah negara Arab Saudi (15 persen), Malaysia (8 persen), Uni Emirat Arab (3 persen), Korea Selatan (2 persen), dan Jepang (2 persen)," katanya, dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (10/9).

Nadia menuturkan, dalam kurun waktu 1-6 September tercatat 2 persen pelaku perjalanan internasional terkonfimasi positif covid-19 dari total kedatangan 7.179 orang.

"Lima negara asal kedatangan dengan catatan hasil positif yang covid-19 tinggi setelah sampai ke Indonesia pada periode tersebut adalah Arab Saudi, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab, dan Singapura," jelasnya.

Dia menambahkan, pelaku perjalanan internasional itu positif covid-19 meski sebelum berangkat telah dinyatakan negatif.

"Pelaku perjalanan tersebut bisa saja warga negara asing yang masuk ke Indonesia dari negara yang disebutkan tadi, atau bahkan warga negara Indonesia yang pulang," paparnya.

Nadia mengungkapkan, lebih dari separuh pelaku perjalanan internasiol yang tiba di Indonesia dan teridentifikasi positif covid-19 itu belum menjalani vaksinasi.

Para pelaku perjalanan internasional itu masuk ke Indonesia melalui Jakarta. "Diketahui juga bahwa 65 persen dari pelaku perjalanan luar negeri, ini belum mendapatkan vaksinasi saat masuk, khususnya di Provinsi Jakarta," jelasnya.

Berkaca pada hal itu, pemerintah mengimbau para pelaku perjalanan internasional yang masuk Indonesia untuk melakukan vaksinasi sebelumnya di negara keberangkatan. "Hal ini dimaksudkan agar para pelaku perjalanan tetap dapat terlindungi dalam perjalanan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved