Breaking News:

Berita Jakarta

Peringatan Haornas Ke-38 Jadi Momentum Pacu Potensi Olahraga Lewat DBON

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani payung hukum tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)

BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN
Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 5 September 2021, saat melakukan panggilan video dengan para atlet dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani payung hukum tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021, Kamis (9/9). Payung hukum itu berupa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 tahun 2021.

Dalam rancangannya, DBON dapat menjadi wadah untuk mencetak bibit-bibit unggul. Melalui DBON, para atlet akan digodok untuk disiapkan meraih prestasi olahraga di kancah nasional maupun internasional.

Pada DBON, proses pencarian bibit unggul akan dilakukan secara terus menerus. Sehingga, ketika atlet senior sudah pensiun akan ada penggantinya.

Lewat DBON, Presiden ingin semakin banyak atlet Indonesia yang mendulang prestasi di ajang olahraga internasional.

"Kita harus fokus bekerja untuk mencetak talenta-talenta hebat di bidang olahraga, agar lahir semakin banyak atlet unggul berprestasi, yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, yang berpotensi besar mendulang medali di olimpiade," katanya, dalam tayangan YouTube Kemenpora.

Jokowi mengatakan, Indonesia punya bibit unggul di sejumlah cabang olahraga. Mulai dari bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung, hingga senam artistik. Ada pula dua cabang olahraga lain yang perlu dipersiapkan dengan baik yakni pencak silat dan wushu.

Dengan banyaknya bibit unggul yang dimiliki Indonesia, presiden mengajak para pemangku kepentingan untuk bekerja sama menciptakan eksosistem industri olahraga yang semakin modern.
Berbagai kompetisi olahraga yang sehat juga perlu diselenggarakan untuk memacu prestasi. Ia ingin talenta-talenta unggul ditemukan sejak dini, sehingga menjadi pondasi kuat untuk memajukan dunia olahraga Tanah Air.

"Prestasi olahraga harus terus kita tingkatkan. Prestasi tidak muncul begitu saja, prestasi dihasilkan oleh sebuah proses pembinaan dari hulu hingga hilir yang sistematis dan berkelanjutan," ujarnya.

Jokowi pun merasa senang lantaran Haornas tahun ini diperingati dengan catatan prestasi yang membanggakan atas raihan berbagai medali dalam ajang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

Menurut dia, capaian prestasi itu bukan hanya menginsprasi dan membuat bangsa berbangga, tetapi juga memacu lahirnya prestasi-presrasi olahraga yang lebih gemilang di masa mendatang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved