Breaking News:

Berita Batang

Rutan Batang Pasang Fireblock Antisipasi Kebakaran dan Cek Instalasi Kelistrikan

Rindra meminta agar kabel listrik yang terlihat bisa ditanam di dalam tembok, mengecek Alat Pemadam Api Ringan (APAR) berupa fireblock.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Rutan Batang
Kepala Rutan Batang, Rindra Wardhana usai melakukan pengecekan instalasi listrik. 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Peristiwa kebakaran yang melanda Lapas Kelas I Tangerang yang menewaskan puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadi perhatian jajaran pemasyarakatan.

Hal itu pun membuat jajaran pemasyarakatan lebih waspada terhadap gangguan jaringan listrik terutama pada blok hunian WBP.

Untuk mengantisipasi hal serupa, Kepala Rutan Batang Rindra Wardhana segera bergerak cepat melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik di seluruh ruangan Rutan Batang.

“Kami harus pastikan semua jaringan listrik aman, tidak mengalami masalah,” tutur Rindra, Jumat (10/9/2021). 

Rindra meminta agar kabel listrik yang terlihat bisa ditanam di dalam tembok, mengecek Alat Pemadam Api Ringan (APAR) berupa fireblock yang dimiliki Rutan Batang droping dari Ditjenpas.

Setidaknya ada 5 buah fireblock yang ditempatkan di area rawan seperti dapur dan lain-lain.

Untuk memastikan jaringan listrik berfungsi dengan baik, Rindra menggandeng pihak konsultan listrik untuk mengecek jaringan. 

“Pengecekan listrik di Rutan Batang telah rutin dilaksanakan, namun untuk memastikan keamanan, Rindra menggandeng pihak konsultan,” jelasnya.

Pengecekan jaringan listrik tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Pemasyarakatan Nomor : PAS.PR.02.02- 57 tanggal 8 September 2021.

Hal Penertiban Jaringan Listrik dan Peningkatan Kewaspadaan Keamanan dan Ketertiban, serta Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Nomor : W13.PK.02.10.02-448 Tahun 2021 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Gangguan Keamanan Dan Ketertiban Di UPT Pemasyarakatan.

Selain pengecekan jaringan, untuk memenuhi kebutuhan daya listrik, Rindra juga telah mengajukan penambahan daya kepada PLN setempat. 

Rindra juga merencanakan adanya pelatihan atau simulasi penanggulangan kebakaran bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat. 

“Kami pernah mengadakan pelatihan pemadaman kebakaran untuk pegawai, kedepannya kami rencanakan untuk mengadakan simulasi penanggulangan kebakaran di dalam bok," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved