Breaking News:

Berita Kudus

Hartopo Alokasikan Rp 6,6 miliar Guna Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan Petani

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggenjot pemulihan ekonomi melalui sektor pertanian menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Istimewa/Diskominfo Kudus
Bupati Kudus, HM Hartopo, saat bercengkerama dengan para petani di Kabupaten Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggenjot pemulihan ekonomi melalui sektor pertanian menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Bupati Kudus, HM Hartopo sedikitnya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar untuk ‎pengembangan kapasitas kelembagaan petani di kecamatan dan desa.

Dari semula dialokasikan Rp 2,3 Miliar, bertambah Rp 4,3 miliar menjadi Rp 6,6 miliar setelah perubahan rencana kerja perangkat daerah (RKPD) 2021.

‎Sektor pertanian menjadi salah satu wujud perhatiannya kepada masyarakat kecil untuk mendukung pemulihan ekonomi para petani.

Alokasi itu juga sesuai Peraturan Menteri Keuanan (PMK) Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi DBHCHT yang memberikan peluang untuk pemulihan ekonomi di sektor pertanian maupun peternakan.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Kudus juga pernah melakukan aksi memborong cabai petani sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi.

"‎Kami telah meminta ASN untuk inisiatif memborong cabai dengan harga standar. Semoga bisa membantu para petani," ujarnya.

Rencananya kegiatan itu akan direalisasikan dengan memberikan stimulus bagi sebanyak 135 buruh tani agar mampu mengembangkan usaha di bidang peternakan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Sunardi menambahkan, anggaran DBHCHT itu digunakan untuk memberikan stimulus bagi para buruh tani di Kabupaten Kudus

Mereka akan diberi bantuan ternak berupa kambing, lele, dan ayam kalkun, lengkap dengan kandang atau kolamnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved