Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Emak-emak Geruduk Pernikahan Admin Arisan Bodong di Solo, Kirim Karangan Bunga Hingga Dijambak

Pernikahan J, yang diketahui merupakan admin sebuah arisan online mendapatkan hadiah yang tak terduga.

Tayang:
Editor: galih permadi
TribunSolo.com/Fristin Intan
Karangan bunga dari member arisan online yang diduga bodong di Solo 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pernikahan J, yang diketahui merupakan admin sebuah arisan online mendapatkan hadiah yang tak terduga.

J melangsungkan pernikahan di rumahnya di kawasan Kecamatan Jebres, Kota Solo, Minggu (12/9/2021).

Namun, saat J melangsungkan pernikahan, dia masih memiliki masalah dengan sejumlah member arisan onlinenya.

Diduga uang arisan online itu digelapkan oleh J.

Setelah tak mendapatkan kejelasan kapan uang para member yang tertipu kembali, mereka pun mendatangi arisan J.

Kedatangan mereka bukan untuk memberi selamat atas pernikahan J, namun untuk menagih uang mereka.

Para korban juga mengirimkan karangan bunga, mereka menuntut agar diduga pelaku segera mengembalikan uang mereka.

"JANGAN LUPA UANG MEMBER2MU YANG KAMU BAWA.

TOLONG DI LUNASI

DARI KORBAN2 ARISAN BODONG BY JUDAS." tulis dalam karangan bunga itu.

Tindakan pemasangan karangan bunga itu memicu emosi dari keluarga dan terjadi keributan.

Satu di antara korban ada yang dijambak rambutnya oleh salah satu keluarga terduga pelaku.

Kericuhan terus terjadi hingga mereka diusir keluarga pelaku.

Geruduk Pernikahan di Solo

Sejumlah korban arisan online yang diduga bodong mendatangi sebuah pernikahan di Kecamatan Jebres, Kota Solo, Minggu (12/9/2021).

Pesta itu merupakan pesta pernikahan J, seorang admin arisan online tersebut.

Kedatangan para mamber ini bukan karena diundang dalam pesta pernikahan itu.

Namun karena mereka ingin J mengembalikan uang mereka, yang diduga telah digelapkan.

Satu korban arisan lelang online, Bara Nuina, mengaku, tertipu oleh terduga pelaku yang yang bermodus lelang arisan online hingga ratusan juta rupiah.

"Enggak ada kabar, enggak ada konfirmasi katanya mau jual aset (rumah) buat bayar, eh malah gelar nikahan nikahan," ungkapnya kepada Tribunsolo.com, Minggu (12/9/2021).

Bara menambahkan dirinya telah mengenal lama dengan terduga pelaku berinisial J, warga Jebres, Kota Solo.

Serta seharusnya terduga pelaku melunasi hutang pada 30 April 2021 lalu dan sudah ada perjanjian pelunasan.

"Totalnya ada Rp 161 juta, udah ada mengembalikan Rp 14 juta tapi masih kurang Rp 142 juta," ujarnya.

Tak hanya itu, Selain Bara masih banyak lagi korban yang tertipu oleh J.

"Banyak enggak cuman aku aja, mau dikumpulkan buat laporan lagi, korbannya ada yang dari luar Jawa juga banyak," ungkapnya.

"Awalnya itu lancar-lancar aja, tapi sekitar bulan Maret mulai enggak ada kabar," lanjutnya.

Saat dikonfirmasi, pihak keluarga enggan menanggapi hal tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Karangan Bunga dari Member Arisan Oniline Picu Keributan Pernikahan di Solo: Minta Uang Kembali, 

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved