Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Masuk Zona Kuning, Rata-rata Penambahan Covid-19 di Kabupaten Tegal 1-5 Kasus per Hari. 

Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal seminggu terakhir tren nya semakin membaik karena rata-rata penambahan di angka 1-5 kasus per hari. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Ilustrasi penanganan Covid-19 yaitu salah satu warga sedang mengikuti rapid tes antigen massal, berlokasi di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, Minggu (12/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal seminggu terakhir tren nya semakin membaik karena rata-rata penambahan di angka 1-5 kasus per hari. 

Hal ini juga membuat penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tegal dari level 3 menjadi 2 dan harapannya bisa ke 1. 

Informasi tersebut, disampaikan oleh Kasi sistem informasi kesehatan Dinkes Kabupaten Tegal Eko BP Prabowo, Minggu (12/9/2021).

Eko menyebut, sebelumnya pada bulan Juni-Juli 2021 Kabupaten Tegal pernah mengalami penambahan kasus baru Covid-19 lebih dari 100 kasus per hari.

Baca juga: Geger Geden Lur! Korban Dugaan Arisan Bodong Geruduk Pernikahan Pelaku di Mojosongo Solo

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan Berulang, Dishub Kota Semarang Akan Pasang Rambu di Sigarbencah Semarang

Baca juga: Rumah Sedekah Rongsok dan Jelantah, Solusi Bangkit dari Pandemi Masyarakat Karangklesem Purwokerto

"Alhamdulillah memasuki minggu kedua bulan September ini tren kasus Covid-19 semakin turun yaitu rata-rata 1-5 kasus per hari. Kabupaten Tegal juga masuk PPKM level dua, sedangkan zonasi penyebaran Covid-19 nya kita masuk zona kuning. Semoga kedepan bisa jauh lebih baik lagi syukur-syukur bisa 0 kasus penyebaran Covid-19," jelas Eko, pada Tribunjateng.com, Minggu (12/9/2021).

Meskipun tren kasus Covid-19 terus menurun dan jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah sakit, puskesmas, atau isolai terpusat juga berkurang, namun Eko mengatakan pihaknya tetap siaga dan mengantisipasi jika terjadi hal yang tidak terduga.

Sehingga untuk sarana kesehatan, sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini tenaga kesehatan atau relawan Covid-19 tetap standby dan disiapkan sesuai kebutuhan. 

"Saat ini tingkat keterisian bed occupancy rate (BOR) di masing-masing tempat isolasi seperti rumah sakit, puskesmas, dan rusunuawa isolasi terpusat semuanya dibawah 20 persen. Padahal sebelumnya salah satu contoh di RSUD dr Soeselo Slawi pernah sampai 100 persen terisi pasien Covid-19," ungkap Eko.

Sementara itu, sesuai data yang ter-update di laman covid19.tegalkab.go.id pada Minggu (12/9/2021), jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 13.345 kasus.

Dari angka 13.345 kasus tersebut mengalami kenaikan sebanyak 20 kasus baru dari update terakhir pada Senin (6/9/2021) atau sekitar enam hari yang lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved