Breaking News:

Berita Semarang

Ratu Kalinyamat Layak sebagai Pahlawan Nasional, Tambahan 6 Buku Perkuat Jejak Prestasinya

Usulan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional diyakini bakal diterima pemerintah menyusul tambahan enam buku sebagai bukti primer yang menceritakan

Penulis: m nur huda | Editor: m nur huda
Istimewa
Wakil Ketua MPR, Rerie Moerdijat (tengah) saat hadir dalam diskusi pakar tentang Ratu Kalinyamat di Hotel Tentrem Semerang, Sabtu (11/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Usulan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional diyakini bakal diterima pemerintah menyusul tambahan enam buku sebagai bukti primer yang menceritakan jejak penguasa Jepara pada abad awal 16 tersebut.

Ketua Tim Pakar Ratu Kalinyamat Yayasan Dharma Bakti Lestari, Prof Ratno Lukito di Semarang, menyatakan pihaknya sudah 2,5 tahun melakukian riset mengenai jejak dan kiprah Ratu Kalinyamat.

Maka, tambahan enam buku menambah keyakinan bahwa usulan pemberian gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat bakal disetujui.

"Tahun pertama kami dapatkan tiga buku yang berhubungan dengan Ratu Kalinyamat dari Portugis. Akan tetapi saat itu tak cukup karena di dokumen itu tidak dijelaskan hal-hal fundamental tentang Kalinyamat kecuali hanya disebutkan wanita pemberani dan ratu dari Jepara.

Tidak dijelaskan mengenai prestasi-prestasi yang diraih Kalinyamat," katanya usai diskusi pakar tentang Ratu Kalinyamat di Hotel Tentrem Semerang, Sabtu (11/9/2021).

Oleh karena itu, saat itu pihaknya juga belum bisa menjawab pertanyaan dari pemerintah apakah Kalinyamat itu bukan mitos. Juga, apakah prestasi-prestasi Kalinyamat didukung oleh penemuan-penemuan akademik," katanya sebagaimana keterangan tertulis ke Tribunjateng.com.

Untuk memperkuat bukti, dalam diskusi yang dipandu Wakil Ketua MPR, Rerie Moerdijat, Prof Ratno Lukito kemudian bekerja sama dengan mitra dari Universitas Lisboa dan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi doktor di universitas tersebut.

"Dari situ dapat tambahan enam buku yang menggambarkan lebih detail Ratu Kalinyamat," katanya.

Tim Riset Ratu Kalinyamat saat ini menemukan setidaknya delapan sumber primer dari para penulis Portugal (Portugis), yakni Franscisco Pares, Diogo da Couto, Faria e Sousa, Afondo de Noronha, Martins a El Ray, Surat Raja Sebastian untuk Gubernur Noronha, Jorge de Lemos, Documentacao Para A Historia Das Missoes Do Padroado Portugues Do Orientae Insulinda Vol. 4 (1568 – 1579).

Dengan tambahan bukti primer buku tersebut, Ratno menyatakan Yayasan Dharma Bakti Lestari saat ini sudah nyaman untuk mengajukan usulan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved