Breaking News:

Berita Viral

Aplikasi PeduliLindungi Deteksi 3.830 Orang Positif Covid-19 Berkeliaran, Terbanyak di Mal

Budi menguraikan, 3.830 orang itu antara lain terdiri dari 3.000 orang positif Covid-19 terdeteksi masih beraktivitas di mal atau tenant mal

Editor: muslimah
Tribun Jateng / Iwan Arifianto 
Pengunjung mal Paragon Semarang di pintu depan saat pengunjung harus scan barcode aplikasi PeduliLindungi, Kota Semarang,Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Data mengejutkan diperlihatkan aplikasi PeduliLindungi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, aplikasi PeduliLindungi mendeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 yang masih beraktivitas di tempat-tempat umum.

"Kita bisa lihat, surprisingly tetap saja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam.

Hitam itu artinya positif Covid, tapi masih jalan-jalan," kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).

Budi menguraikan, 3.830 orang itu antara lain terdiri dari 3.000 orang positif Covid-19 terdeteksi masih beraktivitas di mal atau tenant mal.

Selanjutnya, ada 43 orang positif Covid-19 yang ke bandar udara, 63 orang positif Covid-19 menaiki kereta api, dan 55 orang positif Covid-19 yang masuk ke restoran.

"Padahal, orang-orang ini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi positif Covid yang harusnya stay di di rumah atau diisolasi terpusat di karantina," ujar Budi.

Kendati demikian, Budi mengeklaim, aplikasi PeduliLindungi juga memudahkan pelacakan terhadap orang-orang positif Covid-19 yang masih berkeliaran tersebut untuk kemudian dibawa ke tempat isolasi.

Di samping itu, Budi menyebutkan, sejak satu bulan diluncurkan, aplikasi PeduliLindungi telah mencatat sekitar 29 juta check-in yang dilakukan oleh penggunanya.

Berdasarkan data yang dipaparkan Budi, tempat publik dengan jumlah check-in terbanyak antara lain mal, industri, stasiun, dan tempat olahraga. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved