Breaking News:

Berita Semarang

Mulai Banyak Pelonggaran Aktivitas Masyarakat, Bapenda Kota Semarang Akan Genjot Pendapatan

Bapenda Kota Semarang kembali akan menggenjot pendapatan daerah seiring banyaknya pelonggaran aktivitas masyarakat pada PPKM level 2.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Suasana Lawang Sewu saat akhir pekan di tengah pemberlakukaan PPKM Level 2 di Kota Semarang, Sabtu (11/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang kembali akan menggenjot pendapatan daerah seiring banyaknya pelonggaran aktivitas masyarakat pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

Sejumlah tempat wisata, pusat perbelanjaan, hingga tempat hiburan sudah kembali beroperasi.

Ini menjadi sinyal baik bagi pendapatan daerah.

Sekretaris Bapenda Kota Semarang, Saryono mengatakan, realisasi pendapatan daerah hingga Agustus masih berada pada angka 55,35 persen.

Meski baru menyentuh persentase tersebut, menurutnya, pendapatan di ibu kota Jawa Tengah ini sudah terbilang bagus dibanding daerah lain.

Baca juga: Bagaimana Foto Produk Bisa Memikat Konsumen saat Jualan Online, UKM Makanan Kudus Pelajari Tipsnya

Baca juga: Jaringan Anti Kekerasan Seksual Jawa Tengah Protes ke Baleg DPR Soal RUU-PKS: Ada 85 Pasal Dipangkas

Baca juga: Bisnis Digital Melesat, 110 Pelaku Usaha Kecil Kudus Dilatih Manajemen Keuangan dan Pemasaran Online

“Bisa dibilang ini capaian yang bagus dibandingkan daerah lainnya, masih ada peluang karena beberapa aktivitas dan perekonomian mulai buka dan bisa didorong pendapatannya," terang Saryono, usai rapat evalusai bersama DPRD Kota Semarang, Senin (13/9/2021).

Dia melanjutkan, Bapenda kemungkinan akan melakukan revisi target pada perubahan nanti karena adanya PPKM beberapa waktu lalu.

Revisi target sebesar 25 persen dari target sebelumnya.

Hal itu mengingat cukup banyak sektor usaha yang sempat tutup selama PPKM level 4 dan 3 beberapa pekan lalu.

Menurutnya, sisa empat bulan terakhir pada 2021 ini, masih ada beberapa sektor pajak yang masih dapat digenjot antara lain bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak penerangan jalan, dan restoran. Kemudian, sektor hiburan yang sudah kembali dibuka juga akan turut menyumbang pendapatan melalui pajak hiburan, hotel, dan sebagainya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved