Breaking News:

Berita Purbalingga

Satgas Covid-19 Bubarkan Turnamen Bola Voli Purbalingga dan Lomba Burung Merpati

Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, membubarkan bola voli dan lomba burung merpati.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Dokumentasi Humas Polres Purbalingga
Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI dan Satpol PP saat membubarkan kegiatan turnamen bola voli dan balap merpati, Minggu (12/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, membubarkan sejumlah kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Kegiatan yang dibubarkan oleh satgas, yaitu turnamen bola voli di Desa Karangaren serta perlombaan burung merpati di Desa Karangaren dan Meri.

"Pembubaran dilakukan karena kegiatan dihadiri banyak masyarakat sehingga menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ucap Kapolsek Kutasari, Iptu Tedy Subiyarsono, dalam rilis yang diterima Tribun Jateng, Minggu (12/9).

Tedy menjelaskan, turnamen bola voli di lapangan Desa Karangaren diikuti oleh 16 klub.

Peserta turnamen berasal dari Kecamatan Kutasari maupun luar kecamatan.

Selain jumlah peserta yang banyak, penonton yang hadir juga membeludak.

"Saat tim gugus tugas datang, di lokasi sedang berlangsung turnamen bola voli dengan pemain dan penonton cukup banyak," katanya.

Tim gugus tugas kemudian melakukan koordinasi dengan panitia untuk segera menghentikan turnamen karena turnamen yang digelar menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.

Hasil koordinasi, panitia beserta seluruh ofisial tim peserta yang hadir bersedia menghentikan kegiatan.

Selain turnamen bola voli, Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari juga menjumpai kerumunan warga dalam perlombaan dan latihan lomba burung merpati.

Kegiatan ditemukan di wilayah Desa Karangaren dan Desa Meri.

"Terkait kegiatan tersebut juga langsung dilakukan upaya pembubaran. Alhamdulillah tanpa perlawanan warga bersedia menghentikan kegiatannya," kata Tedy.

Dia menambahkan, walaupun wilayah Kabupaten Purbalingga masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan sudah ada kelonggaran terkait kegiatan masyarakat, tetapi tetap melakukan langkah antisipasi.

"Kami harap masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, tidak melakukan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan melanggar prokes," ungkapnya. (jti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved