Breaking News:

Berita Semarang

Satpol PP Jawa Tengah Sosialisasikan SOP Teknis Optimalkan Pengawasan Aset Daerah

Satpol PP Provinsi Jateng gelar sosialisasi SOP teknis pengawasan aset daerah secara virtual melalui zoom.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/M Zainal Arifin
Tangkapan layar sosialisasi standar operasional prosedur (SOP) teknis pengawasan aset daerah oleh Satpol PP Jawa Tengah secara virtual melalui zoom, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi standar operasional prosedur (SOP) teknis pengawasan aset daerah secara virtual melalui zoom, Senin (13/9/2021).

Sosialisasi tersebut dimaksudkan agar ada aksi p

Tangkapan layar sosialisasi standar operasional prosedur (SOP) teknis pengawasan aset daerah oleh Satpol PP Jawa Tengah secara virtual melalui zoom, Senin (13/9/2021).
Tangkapan layar sosialisasi standar operasional prosedur (SOP) teknis pengawasan aset daerah oleh Satpol PP Jawa Tengah secara virtual melalui zoom, Senin (13/9/2021). (Tribun Jateng/M Zainal Arifin)

erubahan inovasi pelayanan publik dengan adanya sinergitas pengawasan antara Satpol PP Provinsi Jawa Tengah dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis pengampu aset.

Kasi Pembinaan dan Pengawasan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Surono mengatakan, selama ini proses pengawasan aset dilakukan sendiri oleh OPD terkait. Namun dalam realisasinya, pengawasan oleh OPD berjalan kurang maksimal.

"Hal itu dikarenakan OPD teknis pengampu aset belum memiliki SOP teknis pengawasan sebagai pedoman," kata Surono, usai sosialisasi.

Oleh karenanya, ia mengusulkan adanya adanya sinergitas pengawasan antara Satpol PP Provinsi Jawa Tengah dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis pengampu aset. Hal itu sebagaimana diatur dalam Perda Jateng Nomor 9 Tahun 2013.

"Tujuannya untuk menyelamatkan aset-aset milik Pemerintah Daerah Jawa Tengah utamanya garis sempadan, sebagaimana diatur dalam Perda Jateng Nomor 9 Tahun 2013. Sehingga perlu disusun SOP teknis pengawasan aset daerah oleh Satpol PP Provinsi Jawa Tengah," jelasnya.

Dengan adanya SOP teknis pengawasan, kata Surono, maka proses pengawasan bisa dengan mudah dilakukan. Pasalnya, pengawasan dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan kearifan lokal (local wisdom).

"Dengan begitu, maka ke depannya dapat menurunkan angka pelanggaran atau masyarakat yang menggunakan aset daerah," ujarnya.

Diakuinya, hingga kini masih banyak pelanggaran yang terjadi di tengah masyarakat. Pelanggaran tersebut berupa penggunaan aset daerah berupa lahan yang kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi. Namun, Satpol PP Jawa Tengah kesulitan untuk melakukan penindakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved