Breaking News:

Berita Semarang

Selain Covid-19, Waspadai Penularan TBC Kala Pandemi

Dinas Kesehatan Kota Semarang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap penyakit infeksius selain Covid-19. Satu diantaranya penyakit TBC.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam 

TRIBUNNATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap penyakit infeksius selain Covid-19.

Satu diantaranya penyakit tuberculosis (TBC).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menyampaikan, pandemi Covid-19 tidak boleh membuat skrining kasus infeksius lain terhenti.

Skrining terhadap TBC tetap dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

Hingga September ini, tercatat 593 pria dan 449 wanita mengidap TBC.

Baca juga: Jaringan Anti Kekerasan Seksual Jawa Tengah Protes ke Baleg DPR Soal RUU-PKS: Ada 85 Pasal Dipangkas

Baca juga: Bagaimana Foto Produk Bisa Memikat Konsumen saat Jualan Online, UKM Makanan Kudus Pelajari Tipsnya

Baca juga: Cerita Rakyat Ajisaka dan Asal Mula Aksara Jawa

Meski 2021 belum berakhir, menurutnya, jumlah tersebut mengalami penurunan dibading 2020.

Pada 2020, tercatat ada 800 kasus TBC pada pria dan 660 TBC pada wanita.

Dia menyebut, ada dua kemungkinan yang membuat kasus TBC turun yakni skrining masih belum maskimal atau kasus turun karena penggunaan masker selama pandemi.

"TBC turun salah satunya orang pakai masker. Dulu, batuk-batuk atau ada gejala, tidak pernah pakai masker bisa menyebabkan droplet. Ini kami teliti dan evaluasi apakah penurunan kasus TBC karena skrining belum maksimal atau atau efek dari pemakaian masker," jelasnya, Senin (13/9/2021).

Hakam meminta masyarakat tak perlu ragu datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan diri apabila merasa terpapar TBC.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved