Breaking News:

Berita Semarang

Yosef Moscati Deddy Kurniawan Wikanta Meninggal Dunia, Tenis Meja Nasional Berduka

Dunia olahraga tenis meja nasional, khususnya Jawa Tengah, kehilangan sosok pembina yang mendidikasikan sepanjang hidupnya untuk tenis meja.

Penulis: erwin adrian | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng
yosef 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dunia olahraga tenis meja nasional, khususnya Jawa Tengah, kehilangan sosok pembina yang mendidikasikan sepanjang hidupnya untuk tenis meja.

Ir Yosef Moscati Deddy Kurniawan Wikanta MM, meninggal dunia dalam usia 70 tahun, Minggu (12/9) pukul 01.50 setelah berjuang dengan sakitnya di RSUP dr Kariadi Semarang.

Kepergian Deddy tentu membuat kolega, insan olahraga, dan keluarga besar Undip merasa kehilangan.

Sejumlah tokoh penting negeri ini pun menyampaikan duka mendalam dengan mengirimkan karangan bunga, di antaranya Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, mantan menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, serta Ketua PP PTMSI yang mantan Wakapolri Oegroseno.

"Bagi kami sekeluarga, papi adalah sosok yang berjiwa nasionalis. Begitu ada tugas negara untuk memimpin tim tenis meja ke even internasional, saat itu juga beliau fokus ke tanggung jawab itu di atas kepentingan yang lain," kata putra sulung Deddy, dr Edmond Rukmana Wikanta MSi Med, SpB(K)Onk, FINACS, FICS.

Deddy pernah menjadi Kabid Binpres PB PTMSI dan menjadi manajer timnas tenis meja di SEA Games 2005 Filipina, SEAG 2009 Laos dan 2011 Indonesia.

Di lingkup Jateng, mantan dosen Teknik Kimia Undip itu selain pernah menjadi Wakabid Binpres KONI Jateng, Kabid Binpres di Pengprov PTMSI, Ketua Umum Pengprov PDBI (drum band), Pengprov PSI (squash) dan pengelola Gelora Jatidiri.

Darah tenis meja Deddy mengalir dari sang ayah, Wikanta Hadi Hartaka, salah satu dari lima pemrakarsa Yayasan Sosial Gotong Royong Ambarawa Kabupaten Semarang.

Wikanta juga dikenal sebagai salah satu pendiri Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) pada 1958.

Di mata anggota Dewan Pakar KONI Jateng Prof Dr Soegiyanto MS, Deddy adalah paket lengkap, karena pernah berproses menjadi atlet, pelatih, pengurus hingga pembina.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved