Breaking News:

Berita Jawa Tengah

8,7 Juta Orang di Jateng Telah Divaksin, Gubernur Ganjar: Kita Masih Perlu Percepatan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini, jumlah orang yang telah divaksin total mencapai 8,7 juta orang.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meninjau sentra vaksinasi yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Mi dan Bakso (Papmiso) Indonesia di Mall Tentrem Semarang, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan percepatan vaksinasi.

Saat ini, jumlah orang yang telah divaksin total mencapai 8,7 juta orang.

Jumlah itu akan terus digenjot setiap pekannya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, usai rapat penanganan Covid-19 di kompleks kantor Gubernur Jateng, Selasa (14/5/2021).

"Kalau jumlah orangnya 8,7 juta orang. Persentasenya 30 persen lebih. Rata-rata Jawa Tengah. Tentunya ini masih perlu percepatan," katanya.

Baca juga: Sekolah Dimulai, Gubernur Ganjar Pranowo Minta Laporan Harian Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Dishub Semarang Beri Penyuluhan kepada Operator Angkutan Barang, Standar Layak Jalan Harus Dipatuhi

Baca juga: Bupati Kudus Hartopo Targetkan Peningkatan Kesadaran ‎Masyarakat Terhadap Rokok Ilegal

Dengan jumlah itu, menurut Yuli, pihaknya akan terus melakukan perlu percepatan. Adapun jika dilihat dari minggu ke minggu, kata dia, terjadi peningkatan vaksinasi yang cukup siginifikan.

"Di minggu terakhir kemarin, dalam satu minggu sudah bisa memvaksin sekitar 1 juta 200-an. Tentunya ini, faktornya antara lain kemampuan teman-teman di lapangan meningkat, tetapi juga ketersediaan vaksinnya meningkat," tambahnya.

Dinkes berharap pula jika ketersediaan vaksin di Jateng bisa sesuai dengan yang mereka minta yakni 2,5 juta per minggu.

Meski demikian, pihaknya bersyukur semingggu ini persediaan vaksin sudah ada 1,2 juta. Jumlah itu meningkat cukup signifikan setiap minggu.

"Harapan kita memang inilah percepatan. Percepatan itu tidak hanya kemampuan menyuntikkan tapi juga ketersediaan vaksin yang ada," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved