Breaking News:

Berita Solo

Bea Cukai Solo Sita Ribuan Botol Miras Ilegal

Petugas Bea Cukai Solo bekerjasama dengan Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY berhasil mengamankan 1.886 miras ilegal berbagai merk

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
Dokumentasi Bea Cukai Solo
Petugas Bea Cukai mengamankan barang bukti berupa kardus berisi botol miras ilegal di wilayah Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Petugas Bea Cukai Solo bekerjasama dengan Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY berhasil mengamankan 1.886 miras ilegal berbagai merk

Miras ilegal itu diamankan dari seorang berinisial MA di sebuah indekos wilayah Dukuh Puluhkadang Desa Mojolegi Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali pada Kamis pekan lalu.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Solo, Hari Prijandono menyampaikan, penindakan miras ilegal ini bermula dari informasi masyarakat sekitar yang melaporkan adanya indikasi penjualan miras ilegal.

Usai menerima informasi tersebut, Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY bersama Bea Cukai Solo melakukan pengumpulan informasi lain selama dua minggu.

Petugas Bea Cukai lantas melakukan pemeriksaan didampingi Ketua RT setempat di sebuah indekos. Pemeriksaan dilakukan di dalam bangunan dan mobil box.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 4 kamar yang dipergunakan oleh pemilik barang. Kamar pertama dipergunakan untuk kantor, kamar ke-2 dijadikan sebagai kamar tidur penjaga, kamar ke-3 dan ke-4 untuk menyimpan miras ilegal yang dilekati pita cukai palsu," katanya dalam rilis yang diterima Tribunjateng, Selasa (14/9/2021).

Setelah dilakukan pencacahan oleh petugas, ditemukan sejumlah 1.886 botol miras ilegal dengan berbagai merk. Selain botol miras ilegal, petugas juga mendapatkan nota-nota penjualan. Barang bukti tersebut lantas dibawa ke Kantor Bea Cukai Solo untuk diamankan.

"Dari hasil pemeriksaan awal, diduga MA merupakan pemilik miras ilegal. Selama ini sudah menimbun barang di gudang miliknya serta melakukan transaksi penjualan ke kafe dan karaoke di sekitar Boyolali. Saat ini MA sedang dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan akan ditingkatkan ke proses penyidikan," jelasnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Solo, Budi Santoso menambahkan, penindakan ini merupakan sinergi dengan Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY serta instansi penegak hukum terkait. Diharapkan dengan penindakan tersebut dapat menekan peredaran miras ilegal yang dapat merugikan penerimaan negara dari sektor cukai.

"Total kerugian negara atas tidak dibayarkannya pungutan cukai ini mencapai Rp 82,5 juta," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved