Berita Wonogiri

Bupati Wonogiri Larang Sekolah Wajibkan Siswa Beli Seragam Baru Saat PTM

Bupati Wonogiri Joko Sutopo melarang sekolah mewajibkan pembelian seragam baru ke siswa saat pembelajaran tatap muka berlangsung nantinya.

Editor: m nur huda
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat ditemui di Kantor Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (19/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Bupati Wonogiri Joko Sutopo melarang sekolah mewajibkan pembelian seragam baru ke siswa saat pembelajaran tatap muka berlangsung nantinya.

Menurutnya, larangan tersebut karena saat ini masyarakat masih terdampak pandemi covid-19.

"Akan saya larang, kenapa harus diwajibkan? Ini dalam kondisi emergency," tegasnya kepada TribunSolo.com, Senin (13/9/2021).

"Tidak usah khawatir, teman-teman media bisa mengontrol," imbuh menekankan.

Jekek beralasan, ketika nanti PTM sudah digelar siswa tak wajib memakai seragam dalam kondisi tertentu, misalnya saat seragam sudah tidak muat.

Dia menyebut, yang paling penting adalah subtansi dari PTM itu untuk para pelajar.

"Sesuatu yang fashionable bukan menjadi sesuatu yang krusial," aku dia.

"Yang terpenting adalah herd immunity di kalangan pelajar, sehingga orang tua bisa yakin karena syaratnya terpenuhi, itu yang urgent," jelasnya.

Kini dia mempersiapkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) Wonogiri.

Dikatakan, total sebanyak 32.000 pelajar tingkat SMA sederajat di daerahnya.

"Syarat lain yang harus dipenuhi sebelum menggelar adalah vaksinasi, akan kita optimalkan vaksinasi untuk sasaran pelajar di 25 kecamatan," jelasnya.

"PTM bisa segera digelar saat vaksinasi bagi pelajar ini selesai, bahkan tidak menutup kemungkinan akan digelar bulan ini," terang dia.

Persiapan PTM

Persiapan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terus dilakukan Kabupaten Wonogiri. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved