Breaking News:

Berita Kudus

Kepala KPPBC Kudus Janjikan Beri Insentif Bagi Warga Yang Bisa Lapor Keberadaan Rokok Ilegal

KPPBC Tipe Madya Kabupaten Kudus, Gatot Sugeng Wibowo menjanjikan insentif bagi warga yang memberikan informasi mengenai keberadaan rokok ilegal.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Sosialisasi Perundang-undangan di Bidang Cukai, di Balai Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Warga masyarakat yang terlibat dalam pemberantasan rokok ilegal akan mendapat insentif.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kabupaten Kudus, Gatot Sugeng Wibowo menjanjikan insentif bagi warga yang memberikan informasi mengenai keberadaan rokok ilegal.

Pemberian insentif itu tidak diatur dalam undang-undang, karena merupakan kebijakan dari pimpinan.

"Kalau ada yang memberikan informasi nanti kami akan beri insentif‎. Anggarannya dari pribadi," ujar dia, saat ditemui Sosialisasi Perundang-undangan di Bidang Cukai, di Balai Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Viral Tante-tante Ambil Kembali Barang Berondongnya yang Dia Belikan Gara-gara Putus Cinta

Baca juga: Ada Pelatihan UMKM di Solo Digagas Alumni Akabri 1996, Kapolda Jateng Apresiasi: Ini Patut Ditiru

Baca juga: Zara Adhisty Komentari Postingan Instagram Penyanyi Pamungkas, Netizen: Jangan yang Ini Please

Adapun besarannya, kata dia, tergantung dari berapa jumlah rokok ilegal temuannya tersebut.

Semakin besar barang bukti yang diperoleh dari laporan tersebut, maka akan semakin besar pula insentifnya.

"Patokannya memang tidak ada, tapi besarannya tergantung hasil temuannya," jelas dia.

Menurutnya, selama ini sudah ‎ada masyarakat yang terlibat memberikan laporan sedikitnya 10 orang per hari.

Namun, kata dia, tidak semua laporan bisa ditindaklanjuti karena barang temuannya hanya sedikit.

"Misalnya ada temuan, begitu kami datangi langsung ke TKP barangnya sudah habis. Karena hanya sedikit, sehingga tidak semua bisa ditindaklanjuti," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved