Breaking News:

IPNU dan IPPNU Ngaliyan Semarang Gelar Makesta Tepat di Hari Kelahiran KH Tholhah Mansoer

IPNU dan IPPNU Ngaliyan Semarang Gelar Makesta Tepat di Hari Kelahiran KH Tholhah Mansoer

Penulis: Fachri Sakti N | Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
IPNU dan IPPNU Ngaliyan Semarang Gelar Makesta Tepat di Hari Kelahiran KH Tholhah Mansoer 

IPNU dan IPPNU Ngaliyan Semarang Gelar Makesta Tepat di Hari Kelahiran KH Tholhah Mansoer

TRIBUNJATENG.COM - Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ngaliyan menggelar Makesta (Masa Kesetiaan Anggota).

Kali ini kegiatan Makesta digelar di Pondok Pesantren Raudlatul Muhtadin, Kelurahan Bringin, Ngaliyan, Kota Semarang.

Peserta Makesta berasal dari berbagai kelurahan di wilayah Ngaliyan.

Baca juga: Video Walikota Pekalongan Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Jelang Musim Hujan

Baca juga: Video 17 Brak Pasar Darurat Weleri Roboh Dilanda Angin Kencang

Baca juga: Alasan Tema Mahasiswa UNS Solo Bentangkan Poster Saat Ada Kunjungan Presiden Jokowi Hingga Ditangkap

Baca juga: Malaysia, Filipina, hingga China Masih Catat Lonjakan Kasus Covid-19

Bertemakan 'Menumbuhkan Nilai Aswaja di Kalangan Pelajar NU Melalui Gerbang Organisasi IPNU IPPNU', Makesta kali ini bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai ke-NU-an bagi peserta

"Makesta ini merupakan awal penggemblengan atau kawah condrodimuko bagi para kader NU ke depannya untuk menjadi ujung tombak Nahdlatul Ulama," ujar Anang Purnomo Ketua Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Ngaliyan dalam rilis yang diterima TribunJateng.com, Selasa (14/9/2021).

"Pada kegiatan ini para peserta digembleng dengan beberapa materi Aswaja, ke-NU-an, IPNU IPPNU, Wawasan Kebangsaan, Kepemimpinan dan Menejemen Organisasi," imbuhnya.

Senada dengan Anang, Ketua IPPNU Rizka Citra menuturkan, “Makesta sebagai awal jenjang kaderisasi dan menjadi syarat menjadi anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Taufiq selaku Pengasuh Ponpes Raudlatul Muhtadin juga memimpin kegiatan tahlil, maulid dan manaqib agar para peserta mendapatkan keberkahan dari amaliyah NU.

“Agar para pelajar muda NU bisa menjadi 'parjono atau pelajar bejone ono', kenapa bejo karena selalu melakukan riyadloh dan bertaqorrub kepada Allah dan insyaallah keberkahan akan didapatkan dengan selalu melakukan amalan yang diajarkan para sesepuh NU,” kata Gus Taufiq.

Kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut banyak meninggalkan kesan bagi para peserta, sebagaimana yang dirasakan oleh Anang Rusdi, salah satu peserta.

“Di Makesta ini saya merasakan kesakralan ketika prosesi baiat, apalagi pada tanggal penyelenggaraan Makesta ini bertepatan dengan kelahiran tokoh pendiri Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ( IPNU ) KH Tholhah Mansoer,” kata remaja berusia 18 tahun tersebut.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved