Breaking News:

Berita Tribun

Tindaklanjuti Instruksi Kemensos, Dinsos Kota Semarang Data Anak Yatim Piatu karena Covid-19

Dinas Sosial Kota Semarang tengah melakukan pendataan anak-anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Sosial Kota Semarang tengah melakukan pendataan anak-anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19.

Pendataan ini menindaklanjuti instruksi dari Menteri Sosial kepada seluruh Bupati/Wali Kota Se-Indonesia melalui surat Mensos RI Nomor: S-236/MS/C/HK 01/8/2021 pada 9 Agustus 2021 lalu.

"Dinsos diberi tugas untuk mendata nanti dilaporkan kepada kementrian. Namun, berkaitan dengan itu, kami belum menerima informasi lebih lanjut. Rencana untuk apa belum tahu, kami baru diminta mendata," terang Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthohar, Selasa (14/9/2021).

Pihaknya bekerja sama dengan lurah selaku pemangku wilayah untuk mendapatkan data anak yatim/piatu yang ditinggal orang tua akibat Covid-19.

Baca juga: Bikin Zine untuk Remaja Kampung saat Pandemi, Agnes dan Claudya Asal Kendal Juara Vlog Nasional

Baca juga: Bawa Peralatan Lengkap bak di Film, Pengacara yang Tak Mampu Bayar Utang Ini Nyaris Bunuh 1 Keluarga

Baca juga: Mahasiswa di Jateng Bisa Dapat Bantuan Potongan UKT Semester Gasal hingga Rp 2,4 juta, Ini Syaratnya

Menurutnya, pendataan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Perlu ada bukti administrasi bahwa anak bersangkutan benar-benar ditinggal orang tua karena Covid-19.

"Perlu ada surat keterangan yang menjelaskan bahwa orang tuanya meninggal karena Covid-19," katanya.

Setelah pendataan, Dinsos akan segera melaporkan kepada Kementerian Sosial. Menurutnya, sejauh ini setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang sudah melakukan gotong royong membantu anak yatim/piatu yang ditinggal orang tua karena Covid-19.

Dilansir dari siagacorona.semarangkota.go.id, kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Semarang sejak awal pandemi hingga 14 September pukul 14.00 sebanyak 6.467 orang. Sebanyak 4.451 merupakan warga Semarang, sedangkan 2.016 lainnya warga luar kota. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved