Breaking News:

Berita Salatiga

Tuti Roosdiono Ingatkan Pentingnya ASI Eksklusif, Antisipasi Stunting

Isu stunting atau kurang gizi pada anak mendapat perhatian serius anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Nusandari Roosdiono.

Penulis: hermawan Endra | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA
Anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Nusandari Roosdiono memegang sepeda saat dialog interaktif dengan Departemen Wanita DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga di Gedung DPRD Kota Salatiga, Selasa (14/9). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Isu stunting atau kurang gizi pada anak mendapat perhatian serius anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Nusandari Roosdiono.

Terlebih di masa pandemi seperti sekarang, ia mengingatkan pentingnya pemberian ASI eksklusif di awal kelahiran anak.

Hal tersebut disampaikannya saat mengisi acara dialog interaktif dengan Departemen Wanita DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga di Gedung DPRD Kota Salatiga, Selasa (14/9). 

Hadir dalam kesempatan itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah dan Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Salatiga

Menurut Tuti Nusandari Roosdiono, kondisi yang terjadi saat ini, kebanyakan ibu-ibu mengandung sibuk atau lupa menjaga kesehatan tubuh.

Akibatnya, setelah proses persalinan ASI tidak dapat keluar seperti yang semestinya.

Sehingga bayi kurang mendapatkan asupan gizi sempurna karena harus diganti menggunakan susu formula.

Ia mencontohkan di eranya dulu,  ibu hamil rutin menggunakan minyak kelapa minimal satu kali dalam sehari.

Upaya seperti itu dipercaya memiliki banyak manfaat antara lain memjaga kesehatan kulit, memudahkan saat proses melahirkan, dan meningkatkan produksi serta melancarkan ASI.

Cara tradisional semacam itu menurutnya sudah jarang ditemui.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved