Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Ukur Kondisi Fisik dan Kesehatan Jasmani Anggota, Polres Tegal Adakan Tes Kesamaptaan

Dalam rangka mengukur kondisi fisik dan kesehatan jasmani anggota (personil), Polres Tegal melaksanakan tes kesamaptaan jasmani (TKJ) berkala.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Polres Tegal
Foto berlangsungnya kegiatan tes kesamaptaan jasmani (TKJ) berkala yang diselenggarakan oleh Polres Tegal dalam rangka mengukur kondisi fisik dan kesehatan jasmani anggota (personil), berlokasi di Gor Trisanja Slawi, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dalam rangka mengukur kondisi fisik dan kesehatan jasmani anggota (personil), Polres Tegal melaksanakan tes kesamaptaan jasmani (TKJ) berkala di GOR Trisanja Slawi, Selasa (14/9/2021). 

Kabag SDM Polres Tegal Kompol Nita Febrianti mengungkapkan, kegiatan TKJ dibagi menjadi empat sesi mulai hari Senin-Jumat dengan dua gelombang kegiatan yaitu rutin TKJ untuk anggota, dan TKJ sebagai syarat bagi personil yang akan mengajukan kenaikan pangkat.

Sebelum mengikuti rangkaian kegiatan TKJ, seluruh peserta wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kesehatan (prokes) Covid-19 oleh personil bagian Siedokkes.

Baca juga: Ada Pelatihan UMKM di Solo Digagas Alumni Akabri 1996, Kapolda Jateng Apresiasi: Ini Patut Ditiru

Baca juga: Honda Modif Contest 2021 Digelar, Jawab Antusiasme Modifikator Tanah Air

Baca juga: KKN-IK IAIN Kudus di Pati Kupas Permasalahan Keluarga dari Buku Menyelami Telaga Kebahagiaan

"Rangkaian TKJ meliputi lari selama 12 menit, push up, sit up, pull up, shuttle run, dan pengukuran indeks masa tubuh. Kondisi tubuh anggota Polri harus sehat dan ideal, tidak boleh ada personil kepolisian yang bertubuh gemuk," tutur Kompol Nita, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (14/9/2021). 

Ditambahkan, kegiatan TKJ bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kondisi fisik dan kesehatan setiap personil Polri dan menjadi tolak ukur kekuatan setiap enam bulan sekali. 

Terpisah, Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at mengatakan, kegiatan TKJ merupakan salah satu faktor pendukung pengembangan karir personil Polri.

Hasil TKJ antara lain dapat digunakan untuk persyaratan pengusulan kenaikan pangkat dan pendidikan pengembangan (Dikbang) bagi anggota Polri. 

Nilai TKJ sangat berpengaruh bagi karir personil kepolisian di masa yang akan datang.

"Kegiatan TKJ ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kondisi dan kemampuan fisik personil Polri untuk selalu siap siaga dalam melaksanakan tugas di lapangan," jelas AKBP Arie. 

Baca juga: Warga Gumelar Kidul Banyumas Kini Tak Kesulitan Air Bersih Lagi, Pemkab Bangun Sarana Air Minum

Baca juga: Bareskrim Polri Turun Tangan, Yosef Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Pembunuhan Tuti dan Amalia

Baca juga: Asisten Pribadi Nia Ramadhani Menikah, Mikhayla Bawa Bunga Meski Tanpa Orangtua

Dengan digelarnya TKJ Kapolres berharap, dapat melihat sejauh mana kondisi kesehatan personil secara periodik setiap enam bulan sekali.

TKJ juga bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kondisi fisik personil Polri. 

"Dengan jasmani yang sehat, maka personil Polri akan mampu melaksanakan tugas pokok secara maksimal. Yakni melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dalam hal penegakan hukum,” imbuh Kapolres. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved