Breaking News:

Berita Pekalongan

Wali Kota Pekalongan Ajak Masyarakat Pantau Saluran Air Waspada Banjir: Jaga Kebersihan Lingkungan

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meminta semua elemen bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan jelang musim hujan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meminta semua elemen bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan jelang musim hujan.

Pantauan Tribunjateng.com, di Kota Pekalongan sejak pagi tadi sudah turun hujan dengan intensitas rendah.

Bahkan, hingga sore ini cuaca di Kota Batik masih berawan dan beberapa hujan dengan intensitas rendah masih terjadi.

"Saat ini hampir memasuki musim hujan, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Pekalongan untuk peduli terhadap lingkungan," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/9/2021).

Di tahun-tahun sebelumnya, Kota Pekalongan memang sering sekali menjadi tempat langganan banjir.

Tak ingin kecolongan, Aaf, panggilan akrab Wali Kota, meminta kepada jajarannya untuk mengoptimalkan wilayah.

Baca juga: Dishub Semarang Beri Penyuluhan kepada Operator Angkutan Barang, Standar Layak Jalan Harus Dipatuhi

Baca juga: Perkembangan Proyek Masjid Agung Karanganyar, Pekerja Sedang Garap Rangka Kubah Masjid

Baca juga: Chord Payung Teduh Akad, Cepatlah Sampaikan Kepadaku

Aparat kecamatan dan kelurahan harus menyatu dengan warga menggiatkan kebersihan lingkungan.

"Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk kerja bakti membersihkan drainase di sekitar rumah dan lingkungan."

"Karena masalah (banjir) tidak bisa hanya mengandalkan Pemerintah Kota. Kita harus bersama menjaga lingkungan. Kalau bukan kita, siapa lagi," imbuhnya.

Selain itu kesadaran masyarakat juga sangat diharapkan, terutama agar tidak membuang sampah secara sembarangan.

"Sekali lagi saya tegaskan, stop membuang sampah sembarangan. Termasuk membuang sampah ke drainase. Jaga lingkungan dan jangan biarkan terjadi sumbatan maupun genangan disaluran air atau drainase," ucapnya.

Pihaknya berharap musim hujan tahun ini tidak se ekstrem tahun sebelumnya.

"Tahun lalu hampir semua wilayah di Jateng terdampak banjir, saya berdoa semoga tahun ini musim hujan tidak seintens tahun lalu," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved