Berita Banyumas

Warga Gumelar Kidul Banyumas Kini Tak Kesulitan Air Bersih Lagi, Pemkab Bangun Sarana Air Minum

Bupati Banyumas, Achmad Husein berharap pembangunan air bersih, yang dibangun di Desa Gumelar Kidul memberi manfaat untuk masyarakat

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Pemkab Banyumas
Bupati Banyumas, Achmad Husein, saat meresmikan pembangunan sarana dan prasarana bidang air minum untuk masyarakat RW 2, Desa Gumelar Kidul, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Senin (13/9/2021). 

"Saya pernah di PDAM, jadi tahu airnya ini cukup bagus, bahkan saya berani meminumnya," katanya. 

Bupati berpesan kepada pengelola untuk dapat memelihara pembangunan ini dengan cara menabung untuk perbaikan dan pengembangan.

"Pada bangunan ini ada pompa, ada pipa dan lain sebagainya, maka perlu biaya pemeliharaan.

Untuk pompa minimal setahun sekali harus shutdown atau diservis, meski jika dipaksa bisa dua tahun. 

Namun bisa juga satu tahun bisa rusak, maka untuk keberlangsungan perlu biaya pemeliharaan," lanjutnya. 

Sementara Kepala Dinperkim, Kresnawan Wahyu Kristoyo mengatakan tahun 2021, Kabupaten Banyumas mendapat DAK Air Minum dan Pamsimas. 

Untuk DAK senilai Rp 9,3 Miliar yang diperuntukkan kepada 24 Desa salah satunya di Desa Gumelar Kidul, Kecamatan Tambak ini. 

Sedangkan program Pamsimas senilai Rp 7,35 Miliar untuk HID 18 desa dan Pamsimas Reguler 12 desa.

"Kita targetkan tahap awal akan menyambungkan air bersih di rumah warga sebanyak 1,891 sambungan rumah (SR)," jelasnya. 

Pujiah (42 Tahun) Warga RT 7 RW 2 mengaku bersyukur dengan adanya bantuan sumur bor ini.

Menurutnya selama ini dirinya dan keluarga kesulitan mendapatkan air, karena tidak memiliki sumur.

"Ya senang dengan adanya sumur bor ini, karena dulu air susah didapat dari desa sebelah, sering macet," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved