Breaking News:

Berita Pekalongan

Bunda PAUD Kota Pekalongan : Kuantitas PAUD Harus Diimbangi Dengan Kualitas

Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam pengembangan SDM dan wadah dalam tumbuh kembang anak

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya memberikan hadiah kepada beberapa anak PAUD di kegiatan peningkatan kapasitas Bunda PAUD se-Kota Pekalongan tahun 2021, yang bertempat di Hotel Sahid Mandarin, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam pengembangan SDM dan wadah dalam tumbuh kembang anak di masa keemasannya sebagai generasi penerus bangsa. 

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Pekalongan mendorong kesadaran dan partisipasi seluruh elemen untuk menghadirkan lembaga PAUD yang berkualitas.

Salah satunya melalui peningkatan kualitas peran Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan se-Kota Pekalongan sebagai motor penggerak PAUD berkualitas yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Kemendikbud-Ristek RI.

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyampaikan, Kota Pekalongan memiliki 309 lembaga PAUD yang terdaftar di Dapodik baik formal maupun non-formal. Namun, hanya 265 lembaga yang aktif.

Menurut Inggit, banyaknya jumlah tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan PAUD. Sehingga, para bunda PAUD lebih mengetahui perannya, lalu dapat memberikan motivasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya PAUD.

"Saat ini bukan lagi soal jumlah PAUD. Melainkan, kualitas pelayanan PAUD yang harus selalu ditingkatkan," kata Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya usai membuka kegiatan peningkatan kapasitas Bunda PAUD se-Kota Pekalongan tahun 2021, di Hotel Sahid Mandarin, Rabu (15/9/2021).

Pihaknya menekankan, pentingnya anak masuk PAUD, diharapkan PAUD dapat mencetak generasi SAKPORE (Smart, Amanah, Kreatif, Peduli, Optimis, dan Religius).

"Apalagi diperkuat dengan adanya Perwal no 56 tahun 2020 tentang Wajib PAUD Satu Tahun pra-SD."

"Usia 0-6 tahun merupakan usia emas anak. PAUD ini akan menentukan bagaimana tumbuh kembang anak di kemudian hari," ujarnya.

Kepala Disdik Kota Pekalongan, Soeroso mengatakan, untuk mencapai tujuan anak bisa tumbuh kembang sesuai dengan potensinya harus diperhatikan oleh semua pihak. Sehingga, tidak hanya peningkatan kualitas guru, sekolah atau lembaga saja. Namun juga, peningkatan peran masyarakat dalam hal ini ialah bunda PAUD.

"PAUD tidak akan berhasil dalam misinya menjaga anak untuk tumbuh berkembang jika tidak didukung bersama. Sehingga, keterlibatan ini penting sekali. Tidak hanya diserahkan kepada sekolah namun juga saling melengkapi," katanya.

Soeroso berharap, kedepan semakin banyak masyarakat yang sadar betul, bahwa menyekolahkan anak di lembaga PAUD bukan sebuah pilihan tetapi sebuah keharusan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved