Breaking News:

Berita Semarang

Lapas Semarang Latihan Padamkan Api Pakai Handuk dan Karung Goni Basah

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar simulasi dan pelatihan pemadaman api yang diikuti para petugas Lapas, Rabu (15/9/2021).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Lapas Semarang
Petugas Lapas Kelas Semarang mengikuti pelatihan pemadaman api menggunakan APAR dan karung goni basah di Lapangan Lapas, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar simulasi dan pelatihan pemadaman api yang diikuti para petugas Lapas, Rabu (15/9/2021).

Simulasi dan pelatihan tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan dan pengamanan petugas lapas apabila terjadi kebakaran di Lapas.

Hal itu sebagai tindak lanjut tragedi kebakaran Lapas Tangerang yang menyebabkan 44 orang meninggal dunia.

"Simulasi dan pelatihan pemadaman api tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan petugas Lapas apabila terjadi kebakaran di Lapas. Selain itu juga untuk melatih kemampuan petugas untuk menjinakkan api saat terjadi kebakaran," kata Kepala Lapas Semarang, Supriyanto, dalam keterangannya.

Ia mengatakan, pelatihan tersebut dimaksudkan untuk melatih petugas meminimalisir korban meninggal dunia akibat kebakaran di dalam Lapas.

"Petugas Lapas Semarang mendapat teknik dan ilmu memadamkan api apabila terjadi kebakaran di Lapas Semarang," jelasnya.

Dengan mendapat pengarahan instruktur dari petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Pos Gunungpati, petugas Lapas memempraktikkan langsung di lapangan Lapas, mulai cara memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan karung goni basah.

"Pelatihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, tapi karena padatnya kegiatan hari ini dipercepat untuk dilakukan," imbuhnya.

Seorang petugas Lapas Semarang, Eko P merasa bersyukur mendapatkan pelatihan penggunaan alat pemadam kebakaran tersebut.

"Alhamdulillah kami menjadi tambah pengetahuan dalam hal keterampilan praktis dan taktis. Selain itu juga kita paham cara perawatan APAR, tidak hanya sekedar dipajang di dinding saja," terangnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved