Breaking News:

Berita Semarang

Okupansi Hotel Kabupaten Semarang Meningkat, Tamu Lebih Ramai

Pelaku perhotelan di Kabupaten Semarang mulai merasakan dampak dari upaya pemerintah menekan laju pandemi Covid 19 melalui percepatan vaksinasi.

Penulis: hermawan Endra | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Hermawan Endra
The wujil Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelaku perhotelan di Kabupaten Semarang mulai merasakan dampak dari upaya pemerintah menekan laju pandemi Covid 19 melalui percepatan vaksinasi nasional.

Salah satu yang terasa adalah meningkatnya okupansi atau tingkat keterisian kamar. 

General Manager The Wujil, Ahmad Soleha mengungkapkan, saat ini okupansi hotel bisa mencapai 50 persen.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding capaian di Juli dan Agustus yang hanya 17-40 persen. 

"Mudah-mudahan harapan saya akhir bulan ini bisa closing di 60 hingga 70 persen. Alhamdulilah okupansi hotel sudah naik sejak Agustus, September ini sudah ada peningkatan lagi, " kata Ahmad Soleha disela acara vaksinasi yang diselenggarakan oleh Projo, di Hotel The Wujil, Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (15/9). 

Ia menilai, peningkatan ini tak terlepas dari upaya pemerintah menekan laju pandemi Covid-19 melalui percepatan vaksinasi.

Selain itu, adanya penurunan status menjadi PPKN level 2 di Kabupaten Semarang juga turut menggairahkan kembali sektor pariwisata dan juga perhotelan. 

"Harapannya dengan adanya vaksin ini bisa bangkit kembali. Karena dengan  adanya pandemi ini pariwisata bisa dibilang hancur. Kami di awal tahun kemarin 90 persen revenue hilang, " ujarnya. 

Dijelaskannya sejak penurunan status PPKM di Kabupaten Semarang menjadi level 2, hotel-hotel diperbolehkan membuka acara meeting dan wedding.

Hal tersebut disambut baik olehnya dengan tetap menjaga protokol kesehatan bagi setiap tamu yang datang. 

Terkait dengan acara vaksinasi di The Wujil Ungaran, Rabu (15/9) diselenggarakan oleh komunitas Projo.

Panitia Acara, Andre Pranoto mengatakan, pihaknya menyiapkan 1.100 dosis vaksin untuk acara yang berlangsung selama satu hari ini. 

Proses pendaftaran dilakukan pada hari sebelum nya melalui online.

Hal itu bertujuan agar tidak terjadi kerumunan dan peserta bisa datang sesuai jam yang telah dikelompokkan. 

(*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved