Breaking News:

Berita Jepara

Polisi Tingkatkan Status Penyidikan Kasus Investasi Bodong di Jepara

Kasus investasi bodong yang terjadi di Kabupaten Jepara sudah naik ke penyidikan.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunJateng.com/Muhammad Yunan Setiawan
Rumah terduga Y terduga pelaku investasi bodong, di Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Ia kini sudah dilaporkan ke Polres Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kasus investasi bodong yang terjadi di Kabupaten Jepara sudah naik ke penyidikan.

Hal ini diungkapkan Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi.

Dia menyampaikan sampai saat ini pihaknya sudah memeriksa sekira 20 saksi yang terlibat di kasus tersebut.

Perwira polisi berpangkat balok tiga ini membeberkan, terduga pelaku berinisial Y  (20) memiliki bawahan sebut saja si A, B, C, dan D. Lalu si A, B, C, dan D itu yang berhubungan langsung dengan para korban.

"Banyak yang melaporkan itu bawahannya si A, B,  C, D. Kami mencari si A, B, C, D yang persis bawahannya Y, yang komunikasi langsung dengan korban, yang memberikan uang secara cash maupun transfer adalah orang-orang di bawahnya Y. Jadi kalau di bawahnya lagi kami sentuh, bisa dipersangkakan si A, B, C, dan D. Nanti kami cari saksi," terangnya, Selasa (15/9/2021).

Sebelumnya diberitakan, sejumlah orang menjadi korban penipuan investasi bodong.

Modus investasi itu menawari korban investasi sejumlah uang.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi menuturkan model investasinya meminta korban misal menanamkan uang Rp 500 ribu, lalu waktu tertentu akan bertambah Rp700 ribu.

Sedangkan investasi Rp 1juta akan mendapatkan keuntungan Rp300 ribu.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved