Breaking News:

Berita Pekalongan

TMMD Sengkuyung Pekalongan Resmi Dimulai, Ada Program Pengaspalan Jalan 807 Meter di Banyurip Ageng

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2021 di Kota Pekalongan resmi dimulai, Rabu (15/9/21).

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan di pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III di aula Makodim setempat 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2021 di Kota Pekalongan resmi dimulai, Rabu (15/9/21).

Program TMMD ini bertujuan guna membantu pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana fisik dan sumber daya manusia.

Adapun tempat diselenggarakannya kegiatan TMMD tersebut bertempat di Kelurahan Banyurip Ageng, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.

Baca juga: Adi Pelaku Begal di Jalan Pemuda Semarang Tertangkap, Sempat Kabur, Hidup Pindah-pindah

Baca juga: Dengan Trik Sulap, Kiai Sakti di Kebumen Tipu Nenek RA hingga Perhiasannya Dibawa Lari

Baca juga: Tanah TPU Bergota II Kembangarum Semarang Retak-Retak, 30 Makam Kena Imbas, Tertutup Tanah Longsor

Dengan sasaran peningkatan jalan aspal dengan volume panjang 807,8 meter, lebar 2 sampai dengan 7,85 meter dan tinggi 3 cm.

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan mengatakan, bahwa sasaran TMMD ada dua macam yaitu sasaran fisik dan non fisik.

Semua kegiatan ini adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana fisik dan sumber daya manusia.

"Sasaran dalam TMMD kali ini ada dua yaitu fisik dan non fisik, untuk fisiknya pengaspalan jalan sepanjang 807 meter dan non fisiknya meliputi penyuluhan bahaya narkoba, penanganan bencana alam, dan protokol kesehatan. Semua dilaksanakan dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di daerah dan penanganan covid-19," kata Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan kepada Tribunjateng.com.

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, bahwa selama ini program TMMD sangat membantu pemerintah daerah dan masyarakat khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur serta sukses dalam pengerjaanya.

TMMD kali ini sasarannya untuk meninggikan jalan kampung yang setiap tahun terendam banjir.

"Program TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 0710 Pekalongan, selalu sukses dan tidak ada hambatan yang berarti. Harapannya kegiatan ini, akan terus berjalan dalam rangka membantu pemerintah daerah khususnya Kota Pekalongan," katanya.

Baca juga: Perumda BPR Bank Pasar Kota Semarang Raih TOP BUMD AWARDS 2021 Sabet 3 Kategori Sekaligus

Baca juga: Cara Unika Menangkal Wabah Intoleransi di Perguruan Tinggi Agama, Anggap Keragaman sebagai Kurnia

Baca juga: Para Calon Pengantin di Pati Akan Diwajibkan Tes HIV/AIDS, Pemkab Tengah Siapkan Perbup

Aaf, panggilan akrabnya, Wali Kota Pekalongan berharap dengan adanya perbaikan jalan ini maka warga bisa beraktivitas dengan baik, sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"TMMD ini diambil dari dana APBD Kota Pekalongan dan APBD Provinsi Jawa Tengah dengan total anggaran sebanyak Rp 327 juta," tambahnya. (8)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved