Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Tren Kematian karena Covid-19 di Wilayahnya Disebut Meningkat, Ini Tanggapan Bupati Tegal Umi Azizah

Umi tidak menampik jika seminggu terakhir ada 25 kasus terkonfirmasi dan empat di antaranya meninggal dunia

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Foto Bupati Tegal Umi Azizah, saat ditemui Tribunjateng.com beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah, memberi tanggapannya terkait statemen Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menyebut Kabupaten Tegal masuk dalam tiga daerah di Jateng yang angka kasus kematian Covid-19 nya tinggi sehingga menjadi sorotan.

Menanggapi dengan santai, Umi menjelaskan jika dihitung dari angka persentase jumlah terkonfirmasi dan kematian kesannya masih tinggi walaupun dari sisi jumlah angka absolut turun jauh.

Umi pun mencontohkan, saat Kabupaten Tegal mengalami kasus tinggi tepatnya Juni-Juli 2021 lalu, jumlah kasus terkonfirmasi dalam seminggu mencapai 500 yang meninggal 50, persentase nya 50 banding 500 dikali 100 persen hasilnya 10 persen.

Sedangkan yang menjadi sorotan Menko Marves Luhut kemarin, Umi tidak menampik jika seminggu terakhir ada 25 kasus terkonfirmasi dan empat di antaranya meninggal dunia.

Sehingga persentase nya 4 banding 25 dikali 100 hasilnya 16 persen.

"Kalau dilihat dari persentase angka kematian Covid-19 jumlahnya memang banyak, tapi ya sesuai yang sudah saya jelaskan tadi karena angka perbandingannya yang dulu seminggu 500 sekarang turun 25 dan yang meninggal 4 orang. Padahal jika melihat perkembangan saat ini, angka kematian ataupun penambahan kasus Covid-19 sangat turun drastis," jelas Umi, pada Tribunjateng.com, Rabu (15/9/2021).

Jumlah Vaksin tidak proporsional

Mengingat angka penambahan kasus dan kematian Covid-19 di Kabupaten Tegal jumlahnya semakin menurun, maka Bupati Umi menuturkan pihaknya fokus menggenjot program vaksinasi Covid-19 karena sampai saat ini masih jauh dari target 70 persen atau 1,2 juta warga yang harus divaksin. 

Membahas vaksinasi, Bupati Tegal Umi Azizah menyebut jika sejak awal jumlah tidak proporsional terutama dalam hal droping vaksin Covid-19.

Ia mengungkapkan, jumlah droping vaksin yang Kabupaten Tegal terima dengan daerah tetangga "Kota Tegal" jumlahnya sama. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved