Breaking News:

Berita Kendal

Warga Kendal Bisa Daftar Vaksinasi di Desa, Bupati Dico: Nanti Diteruskan ke Dinkes

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menegaskan bahwa pendaftaran vaksinasi Covid-19 saat ini bisa melalui pemerintah desa setempat.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menegaskan bahwa pendaftaran vaksinasi Covid-19 saat ini bisa melalui pemerintah desa setempat.

Katanya, pemerintah kabupaten sudah menyediakan link pendaftaran online di tingkat desa yang bisa dihubungkan langsung dengan pelaksana vaksinasi di Dinas Kesehatan Kendal.

Dengan cara ini, Dico berharap bisa membantu masyarakat yang selama ini masih kesulitan mencari informasi terkait jadwal vaksinasi. 

"Masyarakat bisa melakukan pendaftaran ke koordinator desa. Nantinya koordinator desa yang akan menginput data masyarakat ke link pendaftaran online desa yang sudah kami sediakan," terangnya sebagaimana rilis yang disampaikan kepada tribunjateng.com, Rabu (15/9/2021).

Menurutnya, sudah tujuh bulan lamanya vaksinasi di Kendal telah diadakan sejak Februari 2021. 

Tahap demi tahapan vaksinasi sudah berjalan hingga saat ini mecapai 30 persen atau 200.000 warga Kendal.

Mulai dari tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, guru, hingga pelajar. 

Kata Dico, capaian ini masih terlampau jauh dari target 70 persen yang dipatok pemerintah kabupaten. Minimal vaksinasi dosis pertama.

Meskipun pihaknya sudah berupaya melakukan inovasi melalui sentra vaksinasi. 

Ia berharap, Dinas Kesehatan agar lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menarik animo yang lebih tinggi lagi.

Sehingga, masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi terkait jadwal pelaksanaan vaksinasi hingga sasaran yang dituju. 

"Inovasi sentra vaksin ini ternyata mampu menyumbang sasaran tervaksin dosis 1 sekitar 51% dalam waktu satu bulan. Kita informasikan pendaftaran online dan jadwal pelaksanaan vaksinasi melalui akun instagram setiap harinya," ujarnya.

Menurut Dico, informasi vaksinasi di sentra-sentra vaksin sempat terhenti pada awal Agustus karena kehabisan stok vaksin.

Pihaknya mencatat 26 persen masyarakat Kendal mengadu kepada kanal Dico Mendengar terkait jalannya vaksinasi. 

Dico berharap, ketersediaan vaksin saat ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kendal. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved