Breaking News:

Berita Papua

3 Jenazah Kru Pesawat Rimbun Air Berhasil Dievakuasi dari Hutan Terjal

Jenazah tiga kru pesawat Rimbun Air PK OTW berhasil dievakuasi, Rabu (15/9/2021).

Editor: sujarwo
Satgas Pamrahwan Yonif Mekanis 521/DY
PESAWAT RIMBUN AIR JATUH - Suasana di Bandara Sugapa Kabupaten Intan Jaya, Papua, Rabu (14/9/2021) pagi. Proses evakuasi pesawat Rimbun Air masih berlangsung. Pesawat jatuh dan hancur. OPM dilaporkan menguasai lokasi jatuhnya pesawat. 

TRIBUNJATENG.COM - Jenazah tiga kru pesawat Rimbun Air PK OTW berhasil dievakuasi, Rabu (15/9/2021).

Pesawat Rimbun Air PK OTW jatuh di Kampung Bilogai, Distrik Su

Pantauan flight radar pesawat twinotter milik Rimbun Air yang dinyatakan hilang kontak pada pukul 11.50 WIT. Pesawat tersebut hilang kontak ketika sedang menempuh penerbangan dengan rute Mimika-Puncak, Papua, Rabu (18/9/2019)
Pantauan flight radar pesawat twinotter milik Rimbun Air yang dinyatakan hilang kontak pada pukul 11.50 WIT. Pesawat tersebut hilang kontak ketika sedang menempuh penerbangan dengan rute Mimika-Puncak, Papua, Rabu (18/9/2019) (Istimewa)

gapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Jumlah tim evakuasi cukup besar, lebih dari 100 personil gabungan, termasuk 34 orang masyarakat setempat.

"Tiga jenazah sudah berhasil dievakuasi dan sudah sampai di Sugapa pukul 23.50 WIT," ujar Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan, melalui pesan singkat, Rabu.

Menurut Sandi, proses evakuasi berjalan lancar meski kondisi geografis di lokasi kecelakaan merupakan hutan terjal dan berada di ketinggian 2.400 mdpl.

Sebelumnya diberitakan, tiga kru pesawat Rimbun Air yang terdiri dari pilot Mirza, kopilot Fajar, dan mekanik Iswahyudi telah ditemukan meninggal dunia.

Proses evakuasi sempat terkendala cuaca buruk sehingga dikhawatirkan baru dapat dilakukan pada Kamis (16/9/2021).

Insiden pesawat jatuh bermula ketika pesawat yang membawa bahan bangunan tersebut lepas landas dari Bandara Nabire pada pukul 06.40 WIT.

Kontak terakhir antara pilot dengan petugas Airnav Sugapa berlangsung pada pukul 07.30 WIT.

Umumnya, waktu tempuh penerbangan dari Nabire ke Sugapa sekitar 40 menit.

Pesawat kemudian ditemukan di ketinggian 2.400 meter dalam keadaan hancur pada jarak 5-6 kilometer dari Bandara Bilogai ke arah Distrik Homeyo. Evakuasi korban pesawat jatuh akan dilakukan lewat jalur darat. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved