Breaking News:

Berita Kudus

30 Fragmen Tulang Koleksi Museum Purbakala Patiayam Kudus Diusulkan Teregistrasi Nasional

Sedikitnya 30 fragmen tulang koleksi Museum Purbakala Patiayam Kudus akan diusulkan dalam data registrasi nasional (Regnas).

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Pengelola Museum Purbakala Patiayam Kudus, Jamin menunjukkan pinggul gajah purba yang akan diusulkan Regnas, 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Sedikitnya 30 fragmen tulang koleksi Museum Purbakala Patiayam Kudus akan diusulkan dalam data registrasi nasional (Regnas).

Pengelola Museum Purbakala Patiayam Kudus, Jamin menceritakan, ‎saat ini koleksi yang sudah tergistrasi secara nasional hanya 17 fragmen.

Pada tahun ini, pihaknya mengusulkan 30 fragmen karena dinilai temuan itu memiliki kondisi yang cukup baik.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Sabet 11 Penghargaan Nusantara CSR Award 2021

Baca juga: Menjelang Laga Kontra Bali United, Persib Bandung Bakal Pakai Skema 4-4-3

Baca juga: Mario Gomez dan Dua Staf Kepelatihannya Mundur dari Borneo FC

"Tulang yang diusulkanaAda bagian pelvis gajah purba, cranium kepala banteng, dan humerus stegodon," ujar dia, disela-sela konservasi, Kamis (16/9/2021).

Adapun bagian tulang yang paling jarang ditemukan yakni bagian tulang pinggul gajah purba yang kondisinya hampir 100 persen.

Biasanya tulang pin‎ggul gajah yang ditemukan selama ini kondisinya kurang dari 80 persen.

"Makanya tulang pinggul gajah ini kami usulkan, karena kondisinya bagus," ujar dia.

Jumlah fragmen yang pernah ditemukan masyarakat berjumlah sekitar 8.600 hingga 10.000 fragmen.

Setiap warga masyarakat yang menemukan fosil tersebut, juga akan mendapatkan uang tali asih.

"Biasanya setiap penemu juga akan mendapatkan tali asih," katanya.

Temuan fosil terakhir, seorang warga juga menemukan gading gajah pada tanggal 4 September 2021 lalu.

Baca juga: Ini Respons Lord Adi Saat Diminta Chef Juna Buat Jadi Juri Masterchef

Baca juga: Menko Airlangga Berdialog dengan Walikota Pekalongan Terkait Penanganan Covid-19 dan Vaksinasi

‎Panjang temuan gading itu sekitar 1,5 meter di lokasi Gunung Slumprit yang berada dalam wilayah Perhutani.

"Saat ‎ini temuan fosil itu masih di rumah warga yang menemukan karena saat ini masih ada kegiatan," ujarnya.‎ (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved