Breaking News:

Berita Jepara

Bupati Jepara Temu Bareng Pegiat Media Sosial, Minta Bantu Berantas Informasi Hoaks

Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta bantuan pegiat sosial untuk memberantas penyebaran berita hoaks.

Dokumentasi Humas Pemkab Jepara
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memberikan pemaparan di depan sejumlah penggiat media sosial, di Gedung Shima, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Bupati Jepara mengatakan bermedia sosial harus diimbangi dengan kesadaran literasi yang tinggi.

Hal itu untuk membentengi diri dari berita atau informasi bohong.

Sayangnya, di Kabupaten Jepara perbandingan jumlah orang membaca buku itu 1:1000.

Rendahnya kesadaran literasi ini mengakibatkan warga sulit membedakan mana berita benar mana berita mana keliru, terutama di media sosial.

Dia meyakini setiap orang warga Jepara hampir pasti punya akun media sosial, tapi itu tidak menjamin setiap pengguna media sosial biar terhindar dari narasi berita yang keliru.

"Kalau semua orang mampu memilan dan memilih informasi apa yang disampaikan kepada masyarakat. Maka tidak akan menghalangi proses pembangunan di negeri ini, termasuk di dalamnya Kabupaten Jepara," kata pria yang disapa Andi, saat menghadiri pertemuan dengan penggiat media sosial, di Gedung Shima, Kamis (16/9/2021).

Menurut Andi, forum pertemuan seperti ini bisa jadi satu bagian untuk mengedukasi, memberikan informasi, dan sosialisasi.

Harapannya, kata dua, masyarakat paham bagaimana menggunakan media sosial.

Itu proses yang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Harus berangkat dari dasar pemahaman literasi yang baik.

Dia meminta kepada penggiat media sosial di Jepara memberantas berita hoaks.

Karena hal-hal itu banyak membuat kita terpeselet.

"Saya pesan media sosial punya peran penting siapa yang punya pegang kendali. Jadi ini bagian penting untuk bersama-sama membangun pembangunan di Jepara.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved