Breaking News:

Berita Pati

Lewat Eazy Passport, Bikin Paspor di Imigrasi Pati Kini Lebih Mudah

antor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati berupaya tetap memberikan pelayanan publik yang prima meski pada masa pandemi Covid-19. 

Humas Kantor Imigrasi Pati
Ilustrasi proses pengambilan foto untuk pembuatan paspor 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati berupaya tetap memberikan pelayanan publik yang prima meski pada masa pandemi Covid-19. 

Kantor imigrasi yang terletak di Jalan Raya Pati-Kudus KM 7 No 1, Margorejo ini terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya layanan paspor RI bagi WNI. 

"Saat ini bikin paspor itu sangat mudah," ungkap Deny Arli Asmara, Kepala Subseksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Imigrasi Pati, sesuai rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (16/9/2021).

Deny menuturkan, di tengah situasi pandemi Covid 19 dan penerapan PPKM ini, Kantor Imigrasi Pati siap melayani masyarakat yang ingin buat paspor tanpa harus datang ke kantor. 

"Program ini namanya Eazy Passport. Pemohon paspor tidak perlu datang ke kantor kami. Nanti kami yang datang ke kantor atau rumah pemohon untuk melayani pembuatan paspor," jelas dia. 

Untuk mendapatkan layanan ini, masyarakat hanya perlu mengumpulkan teman kantor, tetangga, ataupun anggota komunitas yang ingin buat paspor minimal 20 orang. 

Selanjutnya perwakilan pemohon dapat mengirim surat permohonan ke Kantor Imigrasi Pati

"Jadi setelah kami dapat surat permohonan itu, kami akan langsung menghubungi pemohon tersebut untuk menentukan tanggal dan tempat pelayanan," terang Deny. 

Petugas akan datang pada waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk melakukan tahapan pelayanan paspor, yakni memeriksa berkas, wawancara, serta pengambilan foto dan sidik jari. 

Paspor akan selesai diproses paling lama tiga hari kerja.

Selanjutnya pemohon dapat memilih mengambil paspor di Kantor Imigrasi Pati atau dikirim melalui kantor pos.

Sejak program Eazy Passport ini diluncurkan tahun lalu, Kantor Imigrasi Pati telah memberikan pelayanan kepada masyarakat baik melalui komunitas,  pemerintahan,  maupun swasta di beberapa wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI, di antaranya Pati, Rembang, dan Jepara. 

Namun, saat ini pemohon layanan Eazy Passport masih didominasi oleh instansi pemerintah dan perusahaan swasta. 

Deny mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan Eazy Passport Imigrasi Pati ini. 

"Ini program yang sangat bagus. Jadi silakan dimanfaatkan. Prinsipnya kami selalu siap melayani. Jaraknya dekat atau jauh tidak masalah. Kami akan melayani dengan sebaik mungkin," tutup Deny. (mzk)

Baca juga: Anaknya Mengeluh Sakit di Kemaluan, Ibu di Sukoharjo Kaget Setelah ke RS, Suami Ngaku Halusinasi

Baca juga: Sering Diberi Makanan dan Susu, Para ODGJ Ini Doakan Bupati Banjarnegara yang Terjerat Masalah

Baca juga: Sering Diberi Makanan dan Susu, Para ODGJ Ini Doakan Bupati Banjarnegara yang Terjerat Masalah

Baca juga: Tersangka Perkara Korupsi Alex Noerdin, Anggota DPR RI dari Golkar, Kini Ditahan di Rutan KPK,

Baca juga: Warga Binaan Masuik Populasi Risiko Tinggi HIV, Lapas Semarang Gandeng Dinkes Gelar Pemeriksaan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved