Breaking News:

Berita Batang

Link Download Aplikasi InaRISK, Disarankan BPBD Batang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menyosialisasikan aplikasi InaRISK personal kepada masyarakat.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
inarisk
Screenshot aplikasi InaRISK. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menyosialisasikan aplikasi InaRISK personal kepada masyarakat.

Aplikasi inaRISK Personal merupakan aplikasi yang berisikan informasi tingkat bahaya suatu wilayah dan dilengkapi dengan rekomendasi aksi untuk melakukan antisipasinya secara partisipatif. 

"Aplikasi ini dikembangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan dukungan dari Kementerian ESDM, Kementerian PU-Pera, dan BMKG serta lembaga lain terutama dalam penyediaan data," tutur Kepala BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Batang, Kamis (16/9/2021).

Link Download Aplikasi Inarisk: KLIK DOWNLOAD

Ulul menjelaskan aplikasi ini bisa melihat potensi daerah yang rawan banjir jadi masyarakat bisa siap-siap mengantisipasinya dengan hanya memencet info bahaya.

"Selain itu juga ada edukasi mengenai bagaimana jika kita terkena banjir dan apa saja yang harus dipersiapkan langkah-langkahnya ada jadi masyarakat tidak usah panik dan bingung," jelasnya.

Dalam aplikasi tersebut, lanjut dia Kabupaten Batang sudah terintegrasi sehingga bisa langsung dilihat, misalkan daerah Kelurahan Karangasem Utara yang rawan banjir. 

Datanya sendiri di update setengah jam sekali perkiraan cuaca atau bencananya.

“inaRISK Personal akan terus memenuhi pembaharuan data, informasi, dan metodologi yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan dapat mewujudkan Kabupaten Batang menjadi tangguh menghadapi bencana," imbuhnya.

Aplikasi inaRISK Personal sendiri sudah ada di Google Playstory untuk gawai android, sehingga masyarakat bisa mendownloadnya.

"Masyarakat Kabupaten Batang harus mendownload aplikasi ini karena sangat bermanfaat sekali apalagi yang tinggal di daerah rawan bencana,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved