Breaking News:

Berita Tegal

Tes SKD CPNS Kota Tegal Diikuti 1.740 Peserta

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memantau pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS.

Humas Kota Tegal 
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memberikan arahan kepada peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tegal Formasi Tahun 2021 di Udinus Semarang, Kamis (16/9/2021).  

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memantau pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tegal Formasi Tahun 2021 di Udinus Semarang, Kamis (16/9/2021). 

Ada sebanyak 1.740 peserta SKD CPNS Kota Tegal

Mereka memperebutkan 54 formasi di lingkungan Pemerintah Kota Tegal

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, penyelenggaraan SKD CPNS yang dilakukan terpusat di Semarang, bertujuan positif. 

Karena pengawasan akan berlangsung efisien. 

Selain itu juga pelaksanaannya akan lebih fair. 

"Jika seleksi dilaksanakan di tiap-tiap daerah, maka peluang untuk memanfaatkan jaringan pertemanan cukup terbuka. Oleh karenanya kami sangat medukung penyelenggaraan seleksi CPNS secara terpusat di tiap-tiap provinsi," katanya dalam rilis yang diterima tribunjateng.com. 

Dedy Yon mengatakan, yang sekarang sedang dijalani oleh para peserta adalah sebuah perjuangan untuk masa depan. 

Karena memperjuangkan masa depan tidak pada orang lain, melainkan ada di diri masing-masing. 

"Oleh karenanya berjuanglah dengan segala kemampuan yang ada. Tentu dengan tetap panjatkan doa agar Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan yang terbaik," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Dedy Yon menginginkan agar para peserta menetapkan niat mengikuti seleksi CPNS untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. 

Ia menilai itu penting. Karena menjadi PNS jangan hanya untuk mencari uang. 

Tetapi harus lebih pada komitmen menjadi abdi negara dan abdi masyarakat.

"Jika kalian ingin menjadi orang kaya, pilihan menjadi PNS/ ASN tidaklah tepat. Jadilah pengusaha jika ingin jadi orang kaya. 

Begitu juga jika ingin menjadi orang terhormat dan masuk ke dalam kelompok masyarakat berkelas, pilihan menjadi PNS/ASN juga tidak tepat. Karena PNS/ASN adalah abdi masyarakat. Ia harus siap melayani masyarakat selama menjalani karir sebagai ASN," jelasnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved