Breaking News:

Berita Kudus

Warga Desa Jurang Kudus Usir Pasangan Kumpul Kebo, Awalnya Sudah Diperingatkan

Warga sudah memperingatkan agar pasangan itu tidak tinggal bersama jika belum mendapatkan status pernikahan

Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Balai Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Belum tuntas kasus perselingkuhan pria yang menyamar memakai rok wanita di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, pada Rabu (15/9/2021) lalu.

‎Warga Desa Jurang kembali mengamankan pasangan kumpul kebo di lingkungan RT 1, RW 6 pada hari Rabu malam.

Menurut Kepala Desa Jurang, Muhammad Noor mendapatkan informasi pasangan berinisial S (30) warga Desa Jurang dan I (35) warga Temanggung yang tinggal serumah selama tiga hari.

Warga sudah memperingatkan agar pasangan itu tidak tinggal bersama jika belum mendapatkan status pernikahan.

"Orang tuanya juga sudah dipanggil‎ juga, tapi pria itu tetap masih tinggal di sana," ujar dia, saat ditemui di kantornya, Kamis (16/9/2021).

Warga yang geram, kemudian berkumpul di rumah S dan mendesak agar I tidak tinggal di sana.

Kemudian karena I yang memiliki tato banyak di tubuhnya itu berlagak seperti preman, membuat warga naik pitam.

"Ya sempat itu dipukul sama warga. Akhirnya S dan I pergi dari sana," ujar dia.

Rogoh sapaannya, menolak‎ bila ada warganya yang tinggal satu rumah tanpa ada hubungan suami istri.

"Silakan kalau mau berhubungan di luar nikah di hotel atau dimana. Tapi jangan di Desa Jurang," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved