Breaking News:

Berita Semarang

Hendrar Prihadi Perketat Pemeriksaan Turis Masuk Semarang di Tanjung Emas: Mereka Harus Dicek

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memperketat pemeriksaan turis masuk dari Pelabuhan Tanjung Emas.

TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kapal pesiar Viking Sun sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (5/4/2020) petang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mengantisipasi masuknya penyebaran Covid-19 varian baru, Pemerintah Kota Semarang memperketat pintu masuk ibu Kota Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pemerintah daerah mengikuti instruksi dari Pemerintah Pusat yang mana jalur masuk internasional hanya dilakukan di beberapa titik.

Penerbangan internasional saat ini hanya melalui dua bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Sam Ratulangi.

Artinya, Bandar internasional Ahmad Yani Semarang tidak menerima penerbanganan internasional.

Menurutnya, hal yang perlu ditekankan yakni perjalanan melalui pelabuhan.

"Kami punya Tanjung Emas. Kami koordinasi dengan Pelindo dan KKP supaya turis-turis, wisatawan asing, atau orang-orang yang masuk benar-benar dilakukan pengecekan dengan ketat," terang Hendi, sapaannya, Jumat (17/9/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, varian baru MU ini secara teori dapat menurunkan imunitas.

Namun ternyata secara penitian, varian baru yang ditemukan pada Januari ini belum terbukti menyebar secara cepar seperti varian delta.

Varian MU juga belum terbukti menyebabkan angka mortalitas yang tinggi. 

"Ini masih jadi penelitian lebih lanjut. Dari awal, itu bisa menurunkan imunitas. Ini harus kita cari lagi bagaimana siklus hidup virus tersebut,  apakah akan melawan antibodi atau sistem kekebalan tubuh yang ada di tubuh kita atau bagaimana," terang Hakam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved