Breaking News:

Berita Karanganyar

Kepala Bappenas Kunjungi Karanganyar, Ini Usulan Bupati Juliyatmono

Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengunjungi Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/9/2021).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Dok. Diskominfo Karanganyar
Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto mendampingi Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa meninjau RSUD Karanganyar, Jumat (17/9/2021). 

RIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa mengunjungi Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Suharso didampingi Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto beserta perwakilan OPD meninjau beberapa lokasi seperti RSUD Karanganyar, tempat produksi UKM dan KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Batik di wilayah Kecamatan Matesih.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, kedatangan Kepala Bappenas ini memang tidak dijadwalkan.

Kedatangan Suharso dalam rangka melihat objektivitas kondisi di daerah memantau seperti apa penanganan Covid-19, perkembangan vaksinasi dan kegiatan lainnya.

"Bagaimana penganggaran itu punya impact yang bagus menurunkan angka kemiskinan, memperkecil angka pengangguran, masyarakat lebih produktif," katanya kepada Tribunjateng.com di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/9/2021).

Saat berbincang dengan Suharso, Juliyatmono mendorong supaya usulan terkait anggaran untuk pembangunan RSUD Karanganyar dapat direalisasikan.

Yuli sapaan akrabnya menjelaskan, Pemkab telah menerima sekitar Rp 100 miliar untuk pembangunan tahap awal RSUD dari usulan awal sekitar Rp 200 Miliar.

Pembangunan tahap awal gedung baru di RSUD tersebut telah selesai pada 2017 lalu.

"Rumah sakit kita ini kalau selesai (pembangunannya) sekitar Rp 200 miliar kan, baru pernah mendapat Rp 100 miliar kurang lebih. Kalau itu dianggap multiyears, mestinya setiap tahun diselesaikan. Tapi berhenti lama itu. Saya berharap tidak seperti ini Pak, kalau usulan kami Rp 200 miliar mestinya diselesaikan berapa tahun berturut-turut setiap tahun. Ini sekali, habis itu berhenti," jelasnya.

Dia berharap kepada Suharso supaya mendorong sehingga usulan anggaran pembangunan rumah sakit dapat direalisasikan.

Pemkab telah mengusulkan untuk pembangunan tahap selanjutnya sekitar Rp 140 miliar. Dia merinci, Rp 110 miliar untuk fisik dan sisanya Rp 30 miliar untuk alat-alat.

Selain itu orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar itu juga mendorong supaya KUBE batik di Kecamatan Matesih yang telah dirintis sejak 2020 itu ada pendampingan sehingga produk-produk yang dihasilkan dapat terserap pasar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved