Breaking News:

Stikes Telogorejo Semarang

Pentingnya Penerapan K3 di Dunia Kerja pada Masa Pandemi Covid-19

Penyebaran virus ini tidak menutup kemungkinan dapat terjadi secara masif di area dunia kerja.

Editor: abduh imanulhaq
GOOGLE
Ilustrasi penerapan K3 di dunia kerja 

Oleh: Ns Prita Adisty Handayani MKep, RN/ Kep Komunitas (K3) Dosen Stikes Telogorejo Semarang

PANDEMI Covid-19 pada Januari 2021 ini memperlihatkan peningkatan signifikan. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya kontrol atau kesadaran diri dari setiap individu terhadap protokol kesehatan. Penyebaran virus ini tidak menutup kemungkinan terjadi secara masif di area dunia kerja. Oleh karena itu, Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perlu ditingkatkan guna mencegah penyebarannya di klaster tempat kerja.

Seperti yang kita ketahui, risiko bahaya kerja dibagi menjadi 5 yaitu bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial. Covid-19 ini termasuk dalam risiko bahaya kerja biologi. Bahaya ini tidak menutup kemungkinan dapat terjadi di semua sektor tempat kerja.

Pekerja yang kurang pemahaman mengenai Covid-19 atau kurang mawas diri sehingga tidak menerapkan protocol kesehatan 3M merupakan salah satu masalah besar di tempat kerja. Masalah ini dapat terjadi karena pekerja tanpa disadari dapat menularkan ke pekerja lainnya dengan perilaku. Semisal tidak melakukan cuci tangan menggunakan sabun sebelum makan, membuka masker saat berbicara, dan tidak membatasi jarak dengan rekan kerja. Hal ini tentu sangat berisiko apabila tidak segera diberikan penanganan secara tepat.

Penyelesaian masalah di tempat kerja khususnya di bidang kesehatan dapat dilakukan dengan beberapa tipe pencegahan, baik pencegahan primer, sekunder maupun tersier. Pencegahan primer dapat dilakukan dengan kegiatan peningkatan pengetahuan pekerja melalui kegiatan penyuluhan tentang Covid-19 di masing-masing sektor kerja. Jenis penyuluhan yang dapat dilakukan seperti mengenalkan tentang Covid-19, cara penularannya, dan cara mencegahnya.

Pencegahan sekunder dapat dilakukan dengan screening kesehatan para pekerja secara berkala dan pengobatan bagi yang sudah terpapar Covid-19. Adapun pencegahan tersier dapat berupa rehabilitasi bagi pekerja yang sudah terpapar Covid-19.

Penerapan dari program K3 ini sangatlah penting. Harapannya dengan pengetahuan pekerja yang meningkat dapat mengubah perilaku pekerja menjadi lebih baik untuk mencegah bahaya risiko kerja. Tim K3 sebagai pelaksana wajib memantau jalannya proses identifikasi masalah bahaya risiko kerja yang masih mungkin terjadi. Kemudian melakukan analisis dan manajemen risiko sehingga dapat menghasilkan intervensi yang sesuai untuk mengatasi bahaya risiko kerja yang muncul.

Marilah kita bersama-sama berupaya mencegah penularan Covid-19 mulai dari diri sendiri, terutama sebagai pekerja. Patuhi segala protokol kesehatan dan peraturan yang telah ditetapkan di tempat kerja. Dengan penerapan program K3, pekerja dapat bekerja secara produktif dan terhindar dari segala bahaya risiko kerja. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved