Breaking News:

Berita Tekno

Indosat dan Tri Merger, Apa Dampaknya Bagi Pengguna?

Nilai transaksi merger Indosat-Tri diumumkan mencapai 6 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 85,5 triliun (kurs Rp 14.200)

Editor: muslimah
KOMPAS.com
Indosat Ooredoo 

Pelanggan Tri

Setali tiga uang dengan Indosat Ooredoo, Tri Indonesia juga mengatakan bahwa aksi korporasi ini belum akan mengubah produk dan layanan yang ada saat ini.

"(Paket dan layanan) tidak ada yang berubah sama sekali. Semua sama seperti saat ini," kata Danny Buldansyah, Deputy Presiden Direktur Tri Indonesia.

Danny menambahkan, setelah merger resmi, yakni saat persetujuan diperoleh termasuk dari regulator, Tri Indonesia akan melakukan assessment secara menyeluruh.

"Yang pasti semua produk dan service (layanan) yang ada akan tetap berlaku," imbuh Danny.

Proses merger Tri dan Indosat diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2021.

Penyelesaian transaksi akan bergantung pada persetujuan pemegang saham Ooredoo Group, CK Hutchison, dan Indosat Ooredoo, persetujuan regulator, serta berbagai syarat dan ketentuan.

Dinilai menguntungkan pelanggan Tri Berbicara soal pelanggan, menurut pengamat telekomunikasi, Moch S. Hendrowijono, merger Indosat Ooredo dan Tri Indonesia akan menguntungkan dari sisi keterjangkauan, terutama bagi pelanggan Tri.

Artinya, wilayah yang selama ini belum terjangkau oleh Tri, bakal bisa tercakup oleh Indosat Ooredoo.

"Di mana ada Tri pasti sudah ada Indosat, di mana ada Indosat belum tentu ada Tri atau Smartfren ada," kata Hendro.

Akan tetapi, penyusutan pelanggan berpeluang terjadi pasca-merger.

Sebab, pelanggan bisa tidak merasakan hal yang sama ketika menggunakan layanan atau produk operator seluler, sebelum dan sesudah merger.

"Kebiasaan-kebiasaan yang sudah mereka lakukan tidak akan sama dengan ketika masuk ke operator baru," jelas Hendro. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved