Breaking News:

Berita Nasional

Kesewenangan Terjadi Tanpa Malu-Malu, Kata Febri Diansyah soal Pemecatan 56 Pegawai KPK

"Kita lihat kesewenangan terjadi tanpa malu-malu. Bahkan yg seharusnya bisa berbuat justru “lari” dari tanggungjawab."

TRIBUNNEWS/HERUDIN
FEBRI DIANSYAH 

TRIBUNJATENG.COM - Sebanyak 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diberhentikan pada 30 September mendatang.

Pemecatan 56 pegawai itu merupakan buntut dari polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi tanggapannya mengenai hal tersebut.

Baca juga: Baca Ini Rasanya Nyesek Banget, Patah Hati sama KPK

Dalam cuitan Twitter-nya, Febri terlihat menunjukkan rasa keprihatinan atas pemecatan pegawai KPK itu.

Menurutnya, ada kesewenangan sepihak yang terjadi di balik pemberhentian sejumlah pegawai itu.

Padahal, di situasi ini, kata Febri, ada pihak-pihak yang mampu bertindak.

"Kita lihat kesewenangan terjadi tanpa malu-malu. Bahkan yg seharusnya bisa berbuat justru “lari” dari tanggungjawab."

"Inilah masa yang berulang. dg lebih buruk! Ketika sejumlah anak muda yg teguh hati memberantas korupsi justru disingkirkan oleh kekuasaan," tulis Febri pada akun Twitter-nya, @febridiansyah, Jumat (17/9/2021).

Lanjutnya, Febri menyebut dugaan penyingkiran kepada pegawai-pegawai KPK itu terus terjadi.

Meskipun begitu, lanjut Febri, sejumlah pegawai yang diberhentikan itu masih mau bertahan di KPK.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved